Rumahnya Habis Terbakar, Warga Banyuasin Nangis di Pelukan Bupati

Sindonews, Dede Febriansyah ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 15:27 WIB
Rumahnya Habis Terbakar, Warga Banyuasin Nangis di Pelukan Bupati
Slamet Riyadi menangis dan mendekap erat Bupati Banyuasin Askolani Jasi (Dede Febriansyah/Sindonews)

PANGKALAN BALAI, iNews.id - Slamet Riyadi (40) menangis dan mendekap erat Bupati Banyuasin Askolani Jasi. Momen haru itu terjadi ketika Askolani mendatangi kediaman Slamet yang hangus terbakar.

Rumah warga Rt28/Rw06, Tanjungsari, Kelurahan Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa habis dilalap si jago merah kemarin Rabu (22/7/2020) sekitar pukul 18.00 WIB,

Kedatangannya Askolani untuk memberikan bantuan secara pribadi uang tunai sebesar Rp20 juta untuk membangun rumah Slamet. Askolani mengatakan, uang tersebut dititipkan pada Camat Talang Kelapa Arifin Nasution yang diberi tanggungjawab untuk membangun rumahnya hingga tuntas.

"Uang Rp20 juta ini saya titipkan dengan Pak Camat, nanti bangun seperti yang di Sembawa dan Pangkalan Balai. Pak Camat silahkan tanya dengan ibu Yuni Camat Banyuasin III dan Ibu Lela Camat Sembawa untuk bersinergi," kata Askolani, Kamis (23/07/2020).

Bupati yang didampingi Kadinsos Banyuasin Alamsyah Rianda memberikan bantuan tanggap darurat dari Pemkab Banyuasin kepada warga tersebut berupa bahan makanan, pakaian, selimut dan alat-alat masak.

"Rumah ini harus dibangun kembali, caranya kita gotong royong. Hari ini saya bantu Rp20 juta, nanti kurangnya saya tugaskan Pak Camat untuk ajak warga gotong royong, termasuk nanti minta bantuan Baznas," kata dia.

Askolani melanjutkan, saat pandemi Covid-19 tentu sangat sulit jika menunggu kucuran dana dari APBD, karena semuanya untuk pencegahan dan bantuan dampak corona.

"Jikapun bisa dibantu melalui APBD tentu lama dengan segala persyaratannya. Biar cepat kasian mereka, maka harus dibangun dengan cara gotong royong, Pak Camat koordinir bantuan dari warga kita yang kaya, perusahaan dan donatur lainnya," kata dia.

Sementara itu, Camat Talang Kelapa Arifin Nasution mengatakan, bangunan yang terbakar berupa satu unit rumah milik Slamet Riyadi yang dihuni tiga orang.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian yang ditimbulkan yakni uang tunai yang terbakar sebesar Rp6 juta, pakaian sekolah, perlengkapan rumah, KK, KTP, SIM dan ATM BLT.

"Tidak ada korban kiwa dalam kejadian ini. Dan untuk total kerugian hingga saat ini belum dapat diperkirakan," kata Pak Camat.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto