Pembunuh Ibu Guru di Banyuasin Ditangkap, Ternyata Mantan Murid

Sindonews, Berli Zulkanedy ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 14:25 WIB
Pembunuh Ibu Guru di Banyuasin Ditangkap, Ternyata Mantan Murid
Efriza Yuniar (50) guru sekolah dasar (SD) ditemukan tewas mengenaskan di dalam ember di rumahnya Desa Marga Rahayu, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin (Firdaus/iNews)

BANYUASIN, iNews.id - Jajaran Reskrim Polres Banyuasin menangkap pelaku pembunuhan terhadap Efriza Yuniar (50), janda yang juga guru Sekolah Dasar (SD) di Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Pelakunya yakni ARD (18) yang merupakan tetangga dan mantan murid korban.

"Pelaku ditangkap saat hendak keluar dari rumahnya, tadi malam," kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ginanjar mewakili, Jumat (10/7/2020).

Usai ditangkap, polisi langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku. Dari hasil penggeledahan ditemukan ponsel milik korban.

"Kami temukan ponsel milik korban," kata Ginanjar.

Sementara itu, Kapolsek Muara Telang Iptu Gunawan mengatakan, pelaku dan korban merupakan tetangga. Bahkan, korban merupakan guru korban.

"Pelaku adalah murid korban saat di masih duduk di bangku sekolah dasar," kata dia.

Gunawan melanjutkan, korban dan pelaku memang sudah lama saling kenal. Diduga, pelaku tahu betul kondisi rumah korban saat sepi. Saat ini, pelaku sudah diamankan di Polsek Muara Telang, dan mengakui perbuatannya.

"Kita terus melakukan pengembangan," katanya.

Sebelumnya, Efriza Yuniar (50) guru sekolah dasar (SD) ditemukan tewas mengenaskan dalam rumahnya di Desa Marga Rahayu, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Kamis (9/7/2020).

Informasi yang diperoleh iNews, korban ditemukan dengan kondisi telanjang dan tangan terikat dalam sebuah ember besar. Dia pertama kali ditemukan rekannya yang bermaksud ingin mengambil kunci perpustakaan.

Sehari sebelumnya, rekan korban itu mengetuk pintu rumah korban namun tidak ada jawaban pada Rabu (8/7/2020). Keesokan harinya, dia kembali datang dan juga tidak ada jawaban. Selanjutnya rekan korban berinisiatif untuk masuk ke dalam rumah dan menemukan tumpukan kain di dalam ember besar yang diikat menggunakan tali.

Setelah tali dibuka, dia terkejut melihat tubuh korban. Kondisinya sangat mengenaskan, tubuhnya tanpa busana serta leher terikat dan mulut disumpal menggunakan kain.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto