Guru Perempuan di Banyuasin Tewas Telanjang dalam Ember dengan Tangan Terikat

Firdaus ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 07:10 WIB
Guru Perempuan di Banyuasin Tewas Telanjang dalam Ember dengan Tangan Terikat
Polisi saat olah TKP di lokasi penemuan mayat guru SD di Banyuasin, Sumsel. (foto: iNews/Firdaus)

BANYUASIN, iNews.id - Efriza Yuniar (50) guru sekolah dasar (SD) ditemukan tewas mengenaskan dalam rumahnya di Desa Marga Rahayu, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (9/7/2020). Dia diduga menjadi korban pembunuhan.

Informasi yang diperoleh iNews, korban ditemukan dengan kondisi telanjang dan tangan terikat dalam sebuah ember besar. Polisi yang menerima informasi langsung datang ke lokasi, olah TKP dan mengidentifikasi mayat korban.

Setelah itu jenazah korban dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang untuk visum. Keluarga korban yang mendapat kabar duka langsung berdatangan ke RS tersebut.

Kakak korban, Muhammad Gani mengatakan, dia pertama kali menerima kabar duka tersebut Kamis (9/7/2020) pagi. Rencananya jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat, Ilir Timur II, Palembang.

Menurut dia, adiknya telah lama mengajar di SD yang sekaligus dekat dengan tempat tinggalnya. Dia pertama kali ditemukan rekannya yang bermaksud ingin mengambil kunci perpustakaan.

Sehari sebelumnya, rekan korban itu mengetuk pintu rumah korban namun tidak ada jawaban pada Rabu (8/7/2020). Keesokan harinya, dia kembali datang dan juga tidak ada jawaban. Selanjutnya rekan korban berinisiatif untuk masuk ke dalam rumah dan menemukan tumpukan kain di dalam ember besar yang diikat menggunakan tali.

Setelah tali dibuka, dia terkejut melihat tubuh korban. Kondisinya sangat mengenaskan, tubuhnya tanpa busana serta leher terikat dan mulut disumpal menggunakan kain.

"Warga mendobrak pintu rumah korban karena curiga. Kondisi saat ditemukan seperti itu, ada di dalam ember dengan kepala di bawah dan kaki di atas.

Atas kejadian ini, keluarga korban berharap polisi dapat menemukan pelaku pembunuhan. Belum ada keterangan dari polisi setempat, namun ditengarai pelaku telah terindentifikasi dan kini dalam pengejaran.


Editor : Donald Karouw