Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Sekolah di Pagaralam Perketat Protokol Kesehatan

Yuddy Faifman · Senin, 31 Agustus 2020 - 15:26:00 WIB
Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Sekolah di Pagaralam Perketat Protokol Kesehatan
Penerapan protokol kesehatan di hari pertama masuk sekolah tatap muka di Pagaralam (Yuddy Faifman/iNews)

PAGARALAM, iNews.id - Pemerintah Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya mennggelar sekolah tatap muka, Senin (31/8/2020). Sekolah tatap muka ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pantauan di lapangan, salah satu sekolah yang sudah menerapkan tatap muka yakni Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pagar Alam. Tampak, seluruh siswa dan tenaga pengajar harus diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk ke kelas. Terlihat, satpam bersenjatakan thermo gun bersiap di depan gerbang.

Satu persatu siswa yang akan masuk harus diperiksa suhu badannya. Kemudian, mereka diwajibkan mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan. Tak hanya itu, para siswa dan tega pendidik wajib mengenakan masker.

Penerapan protokol kesehatan di hari pertama masuk sekolah tatap muka di Pagaralam (Yuddy Faifman/iNews)
Penerapan protokol kesehatan di hari pertama masuk sekolah tatap muka di Pagaralam (Yuddy Faifman/iNews)

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pagaralam Ahmad Rifai mengatakan, dimulainya sekolah tatap muka ini sesuasi dengan Surat Keputusan (SK) empat menteri.

"Ini pertama kalinya sekolah di Pagaralam melakukan tatap muka," kata Ahmad.

Ahmad menambahkan, dalam proses belajar mengajar, sekolah menerapkan pola bergantian. Siswa yang masuk sekolah sebanyak 50 persen dari kapasitas.

"Di dalam kelas juga dilakukan jaga jarak. Waktu belajar juga hanya tiga jam, serta tidak ada istirahat. Ini untuk menghindari kerumunan siswa," kata dia.

Sementara itu, salah satu orang tua murid bernama Yandi mengatakan, dia dan anaknya senang ketika diizinkan masuk sekolah. Pasalnya, selama belajar daring di rumah, tugas sekolah sangat menyita waktu bekerja.

"Alhamdulillah senang, sekolah juga menerapkan protokol kesehatan sehingga aman bagi anak-anak datang ke sekolah," kata Yandi.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto