Pelajar di Pagaralam Masuk Hutan Naik Bukit untuk Dapat Sinyal Internet

Yuddy Faifman ยท Jumat, 24 Juli 2020 - 14:59 WIB
Pelajar di Pagaralam Masuk Hutan Naik Bukit untuk Dapat Sinyal Internet
Pelajar di Pagaralam Sumsel harus lewat hutan dan naik bukit untuk dapat sinyal internet (Yuddy Faifman/iNews)

PAGARALAM, iNews.id - Para pelajar dari tiga dusun di wilayah Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) terpaksa menempuh perjalanan jauh agar mendapatkan sinyal. Hal ini dilakukan agar para siswa mendapatkan sinyal untuk belajar secara daring atau online.

Tiga dusun yang belum mendapatkan sinyal yakni di Dusun Tanjung Taring, Dusun Talang Darat serta Dusun Talang Simpang, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam.

Salah seorang siswi Sekolah Menengah Akhir (SMA) di Pagaralam, Laili mengatakan, dia dan puluhan pelajar lainnya terpaksa naik ke atas perbukitan di kawasan hutan untuk mendapatkan sinyal internet.

Laili menambahkan, dia harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari rumahnya untuk mencapai lokasi. Hal ini sudah dilakukan hampir empat bulan sejak pandemi Covid-19.

"Ke sini sudah sejak belajar online di rumah, karena Covid-19. Di rumah tidak ada sinyal jadi harus mencari sinyal ke bukit," kata Laili, Jumat (24/7/2020).

Pelajar di Pagaralam Sumsel harus lewat hutan dan naik bukit untuk dapat sinyal internet (Yuddy Faifman/iNews)
Pelajar di Pagaralam Sumsel harus lewat hutan dan naik bukit untuk dapat sinyal internet (Yuddy Faifman/iNews)

Laili menambahkan, dia berada di bukit itu dari pukul 10.00 WIB hingga sore hari. Meski begitu, sinyal di perbukitan ini tak selamanya kuat.

"Kami juga harus berpindah-pindah agar mendapat sinyal penuh," katanya.

Laili tak sendiri, ada pula Irham. Pelajar SMA di Pagaralam ini juga mengalami kendala susah sinyal.

"Kendalanya banyak, dari jarak rumah jauh, terus banyak nyamuk karena di dalam hutan. Kemudian kalau hujan tidak ada tempat berteduh," kata dia.

Laili dan Irham berharap agar Pemerintah Kota dan Pemprov Sumsel bisa melakukan tindakan agar di rumah mereka mendapatkan sinyal internet.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto