Danrem Garuda Dempo Ingatkan Prajurit Taat Aturan dan Hindari Narkoba

Antara ยท Kamis, 20 Februari 2020 - 13:37 WIB
Danrem Garuda Dempo Ingatkan Prajurit Taat Aturan dan Hindari Narkoba
Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono (Foto: Dok Penrem)

PALEMBANG, iNews.id – Komandan Korem (Danrem) 044/Garuda Dempo (Gapo) Kolonel Arh Sonny Septiono mengingatkan para prajurit dan PNS di jajarannya untuk selalu menaati aturan dan menghindari narkoba. Pihaknya akan menindak tegas bila ada yang terbukti melanggar dan menggunakan barang terlarang tersebut.

“Tidak ada ampun dan bisa dipecat dari keanggotaan bila terbukti menggunakan narkoba tersebut,” kata Danrem saat sidang usulan kenaikan pangkat prajurit di Palembang, Kamis (20/2/2020).

Danrem mengatakan, narkoba sangat berbahaya karena dapat mengganggu kesehatan. Secara khusus, prajurit TNI yang menjadi sebagai contoh bagi masyarakat harus menghindari barang haram tersebut

Selain itu, Danrem juga berpesan agar anggota menjaga kesehatan. Prajurit TNI penting memiliki tubuh yang sehat supaya semakin maksimal dalam menjalankan tugas.

Dalam kesempatan itu, Danrem juga mengatakan usulan kenaikan pangkat (UKP) merupakan wujud reward kepada anggota yang baik. Sementara bila ada prajurit yang melanggar tidak akan mendapat kenaikan pangkat sebagai bentuk punishment.

“Karena bila ada yang melanggar aturan, maka yang bersangkutan akan menerima ganjaran. Mereka tidak akan diusulkan untuk kenaikan pangkatnya bersama-sama dengan rekan-rekan seangkatannya,” kata Danrem.

Dari 346 personel jajaran Korem Gapo, 2 personel tertunda proses UKP-nya. Keduanya tidak memenuhi syarat untuk diusulkan kenaikan pangkat kelompok Perwira menengah (Pamen).

Kemudia, satu personel anggota dari kelompok tamtama ditunda proses kenaikan pangkatnya. Pasalnya yang bersangkutan melakukan pelanggaran, tidak hadir tanpa izin pimpinan.

“Untuk itu diberikan penekanan bagi pimpinan ataupun atasan yang memiliki anggota di lingkungan unit kerjanya, agar lebih melaksanakan fungsi pengawasan dan pengendalian bagi anggotanya,” kata Danrem.


Editor : Maria Christina