Bunuh Kakak Angkat, Begal di Palembang Nangis Sesenggukan Cium Kaki Ibu

Firdaus ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 13:00 WIB
Bunuh Kakak Angkat, Begal di Palembang Nangis Sesenggukan Cium Kaki Ibu
Begal di Palembang bernama Risky minta maaf dan menicum kaki ibunya karena telah membegal kakak angkatnya (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Risky (16) kini hanya bisa menangis menyesali perbuatannya. Warga Jalan Naskah Dua, Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) itu tega membegal kakak angkatnya, Khairudin (33) hingga tewas.

Air mata Risky tak terbendung ketika sang ibunda mendatangi ruangan peyidik Subdit Jatanras Polda Sumsel. Dari rekaman video, terlihat bocah berusia 16 tahun itu tampak bersujud dan mencium kaki ibunya.

Dia kemudian bangkit dan memeluk ibunya sambil meminta maaf karena membunuh abang angkatnya. Tangis keduanya pun pecah.

Tak terdengar apa yang keduanya ucapkan. Sang ibu juga hanya bisa memeluk anaknya dengan berderai air mata.

Sementara salah satu penyidik yang menyaksikan itu meminta sang ibu ikhlas.

"Biar dia mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata penyidik di ruang Jatanras Polda Sumsel, Kamis (2/7/2020).

Begal di Palembang bernama Risky minta maaf dan menangis di depan ibunya karena telah membegal dan membunuh kakak angkatnya (Firdaus/iNews)
Begal di Palembang bernama Risky minta maaf dan menangis di depan ibunya karena telah membegal dan membunuh kakak angkatnya (Firdaus/iNews)

Untuk diketahui, Risky tega membegal kakak angkatnya Khairudin hingga tewas. Aksi ini dilakukan Risky bersama rekannya Romadhon.

Korban tewas ditusuk di bagian leher, wajah dan beberapa bagian tubuhnya. Sementara sepeda motornya dijual dengan harga Rp1,5 juta untuk dibelikan sabu dan dibagi rata.

Atas perbutannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan dan 365 Ayat 4 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto