Kisah Kolektor Barang Antik Menolak Uang demi Keris Kesultanan Palembang

Bambang Irawan ยท Selasa, 22 Juni 2021 - 11:31:00 WIB
Kisah Kolektor Barang Antik Menolak Uang demi Keris Kesultanan Palembang
Fajar Setia memperlihatkan keris salah satu dari ratusan koleksinya. (Foto: Bambang Irawan)

PALEMBANG, iNews.id - Fajar Setia, kolektor keris di Palembang memiliki ratusan keris yan disebutkan berasal dari era kesultanan Palembang. Di antara ratusan koleksi, terdapat keris ludai gading berlapis emas dan berhias ukiran lurik khas Palembang yang pernah ditawari pembeli hingga Rp75 juta. 

Pria paruh baya warga Jalan DI Panjaitan Lorong Kita, Seberang Ulu II Palembang ini telah menjadi kolektor keris. Lebih dari 200 keris telah dimilikinya yang sebagian besar peninggalan era kesultanan Palembang Darussalam. Menurutnya, sejarah keris kental dengan perkembangan Kota Palembang.  

"Pada era kesultanan Palembang, abad ke-17 keris Palembang digunakan sebagai senjata sekaligus status sosial seseorang," ujarnya sambil membersihkan ratusan keris di halaman rumahnya. 

Pada waktu tertentu, Fajar mengeluarkan semua koleksinya untuk dibersihkan dengan kuas dan minyak. Untuk memuaskan hobinya, Fajar tidak sungkan keliling Indonesia untuk mendapatkan keris untuk dikoleksi. Fajar rela mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk berburu keris, dan juga rela menolak tawaran uang dalam jumlah besar demi mempertahankan koleksinya. 

Editor : Berli Zulkanedi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: