Bertambah 56, Total Kasus Corona Sumsel per 26 Mei 868 Orang, 114 Sembuh dan 25 Meninggal

Felldy Utama ยท Selasa, 26 Mei 2020 - 16:38 WIB
Bertambah 56, Total Kasus Corona Sumsel per 26 Mei 868 Orang, 114 Sembuh dan 25 Meninggal
Virus corona (COVID-19). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pasien positif corona atau Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), masih terus bertambah. Data terbaru hingga Selasa (26/5/2020), total kasus corona melonjak menjadi 868 orang. Jumlah ini bertambah 56 orang dari data Senin (25/5/2020) sebanyak 812 orang.

Pasien positif yang dinyatakan sembuh dari corona di Sumsel juga bertambah hari ini. Berdasarkan data Laporan Media Harian Covid-19 per Selasa (26/5/2020), hingga pukul 12.00 WIB, ada penambahan pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak dua orang. Dengan demikian, total yang sembuh menjadi 114 orang dari data Senin (25/5/2020) sebanyak 112 orang.

Pasien positif corona yang meninggal dunia di Provinsi Sumsel tidak bertambah hari. Jumlahnya tetap 25 orang, sama seperti data terakhir, Senin kemarin.

Sementara secara nasional, jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kembali bertambah menjadi 23.165 orang. Jika melihat data sebelumnya, yang mencapai 22.750 orang, penambahan hari ini sebanyak 415 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, data tersebut dihimpun Selasa (26/5/2020) pukul 12.00 WIB. 

"Kasus terkonfirmasi positif hari ini bertambah sebanyak 415 orang sehingga total menjadi 23.165," katanya dalam keterangan pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta.

Pasien positif yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah signifikan. Menurut pria yang akrab disapa Yuri ini, pasien sembuh bertambah sebanyak 230 orang.

"Total pasien sembuh menjadi 5.877 orang," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini.

Yuri mengungkapkan, pasien positif yang meninggal dunia bertambah 27 menjadi 1.418 orang.

Dia mengajak masyarakat untuk disiplin menjaga jarak dan selalu menjaga kesehatan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk bisa peduli terhadap sesama.

"Protokol kesehatan adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar, harus dipatuhi secara bersama-sama," kata Yuri.


Editor : Maria Christina