get app
inews
Aa Text
Read Next : Video Jembatan sepanjang 100 Meter di Sumsel Ambruk

Wapres Sebut Perilaku dan Penyakit yang Jadi Beban Utama JKN

Rabu, 24 Maret 2021 - 15:11:00 WIB
Wapres Sebut Perilaku dan Penyakit yang Jadi Beban Utama JKN
Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal yang meningkat menjadi beban utama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penyakit ini meningkat karena perilaku hidup yang tak sehat.

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin mengatakan dalam kurun waktu 15 tahun telah terjadi transisi epidemiologis. Di mana penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal meningkat mencapai lebih dari 57%, yang sebelumnya hanya berada pada kisaran 37%.

Hal ini, menurutnya menjadi beban utama dalam pembiayaan kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Padahal penyakit tidak menular tersebut bisa dicegah dengan gaya hidup yang sehat. 

“Transisi epidemiologis ini tentu perlu perhatian besar. Karena selain menjadi beban utama pembiayaan kesehatan dalam program JKN, penyakit tidak menular ini justru disebabkan oleh perilaku hidup yang tidak sehat yang sebetulnya dapat dicegah. Seperti pola makan yang tidak seimbang, kurang berolahraga, dan merokok,” katanya pada Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia tahun 2021, Rabu (24/3/2021). 

Di sisi lain Indonesia juga masih berhadapan dengan masih tingginya prevalensi penyakit menular klasik termasuk tuberkulosis, kusta, demam berdarah, dan malaria. Menurutnya tantangan sektor kesehatan Indonesia sangatlah besar. Dia mengatakan Indonesia saat ini tengah menghadapi beban tiga penyakit yang muncul secara bersamaan.

“Pertama, meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular secara cepat. Kedua, pada saat yang sama angka penyakit menular klasik yang seharusnya sudah teratasi juga masih relatif tinggi. Ketiga, munculnya fenomena ragam penyakit infeksi baru yang berevolusi dari penyakit-penyakit lama seperti Covid-19 pada saat ini,” katanya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut