5 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS Tabrak Truk Tangki Tewaskan 16 Orang, Nomor 3 Bikin Ngeri
JAKARTA, iNews.id – Sejumlah fakta terungkap dalam insiden kecelakaan maut bus ALS menabrak truk tangka BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Kecelakaan tragis itu mengakibatkan 16 orang tewas dan empat luka-luka.
Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5/2026) siang.
Hingga kini, polisi msih menyelidiki penyebab kecelakaan maut tersebut. Berikut deretan fakta memilukan dalam tragedi kecelakaan maut bus ALS menabrak truk tangki di Muratara.
1. Kronologi Kecelakaan
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan, kecelakaan ini bermula dari upaya sopir Bus ALS yang mengangkut 18 penumpang berupaya menghindari jalan berlubang.
"Sesampainya di tempat kejadian diduga mobil Als menghindari lubang dan membelokan mobil ke kanan, dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi sehingga menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju ke arah Lubuklinggau," kata Nandang, Rabu (6/5/2026).
2. Korban Tewas 16 Orang
Polisi mengungkap korban tewas kecelakaan maut bus ALS menabrak truk tangki sebanyak 16 orang. Sedangkan empat korban luka-luka. Dari 16 korban tewas, tiga di antaranya merupakan pengemudi dan penumpang truk tangki, serta sopir bus ALS.

"Akibat kejadian tersebut pengemudi dan penumpang mobil Seleraya meninggal dunia terbakar di dalam mobil dan untuk pengemudi mobil bus meninggal dunia untuk penumpang belum diketahui," kata Nandang.
3. Seluruh Korban Tewas Terbakar
Mayoritas korban tewas kecalakaan maut bus ALS menabrak truk tangki BBM mengalami luka bakar serius. Hal itu membuat proses identifikasi mengalami kendala.
"16 Jenazah di RSUD Lubuklinggau. (Korban jiwa) masih proses identifikasi," kata Nandang.
4. Korban Teridentifikasi 10 Orang
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel bersama Pusdokkes Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 10 kantong jenazah korban kecelakaan maut Bus ALS dan Truk Tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Seluruh jenazah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026) pagi.
Proses identifikasi dilakukan secara intensif karena mayoritas korban mengalami luka bakar serius.
Editor: Kastolani Marzuki