6 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel Belum Teridentifikasi
PALEMBANG, iNews.id - Proses identifikasi korban kecelakaan maut Bus ALS dengan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan (Sumsel) masih terus berlangsung. Sejauh ini sudah 10 korban sudah terdentifikasi, tersisa enam jenazah masih dalam poses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya memastikan seluruh proses identifikasi dilakukan secara profesional dan transparan. Saat ini sebanyak 16 kantong jenazah masih berada di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.
Menurutnya, sebagian besar korban mengalami luka bakar serius akibat kebakaran hebat yang terjadi usai tabrakan frontal antara bus ALS dan truk tangki BBM.
“Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan,” ujar Kombes Nandang, Kamis (7/5/2026).
Polda Sumsel juga membuka layanan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 guna membantu keluarga korban mendapatkan informasi terkait identitas anggota keluarganya.
Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Peristiwa tragis itu melibatkan Bus ALS bernomor polisi BK 7778 DL dengan mobil tangki R6 bernomor polisi BG 8196 QB.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi diduga berusaha menghindari lubang jalan hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur kanan. Saat bersamaan, truk tangki yang datang dari arah berlawanan tidak sempat menghindar sehingga tabrakan frontal pun terjadi.
Benturan keras memicu ledakan dan kebakaran besar yang membuat sejumlah korban terjebak di dalam kendaraan. Data sementara mencatat total terdapat 20 korban dalam kecelakaan tersebut, terdiri dari 16 korban meninggal dunia, tiga luka berat dan satu luka ringan.
Adapun korban selamat yakni Jumiatun (35) dan Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah, serta Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal, yang mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. Selain itu, M Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS asal Riau, selamat dengan luka ringan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Satlantas Polres Muratara.
Editor: Donald Karouw