Tepergok Buang Kandang, Pencuri Burung di Palembang Nyaris Tewas Dihajar Warga

Firdaus ยท Senin, 29 Juni 2020 - 12:05 WIB
Tepergok Buang Kandang, Pencuri Burung di Palembang Nyaris Tewas Dihajar Warga
Wendy, pelaku pencurian burung di Palembang saat diamankan warga (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Seorang pria di Sako, Palembag, Sumatera Selatan (Sumsel) nyaris tewas dihajar warga. Pria yang diketahui bernama Wendy (27) itu dipukuli warga karena tepergok mencuri burung kicau.

Kepala SPK Mapolsek Sako Ipda Edwar mengatakan, insiden pencurian ini terjadi pada Senin (29/6/2020) di Jalan Masjid, Kelurahan Sukamaju, Sako, Palembang. Korbannya diketahui bernama Ratno yang merupakan warga setempat.

Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui pencurian ini berawal ketika korban baru pulang berbelanja sayur. Saat itu pukul 06.00 WIB.

"Jadi di tengah jalan, korban melihat pelaku membuang kandang burung miliknya," kata Edwar, Senin (29/6/2020).

Tak hanya itu, korban juga melihat burungnya digenggam oleh pelaku. Sadar burungnya dicuri, korban pun berteriak. Namun, pelaku langsung tancap gas.

Korban yang tak terima burungnya diambil langsung mengejar kedua pelaku. Kedua pelaku dan korban akhirnya terlibat perkelahian.

"Korban kemudian berteriak meminta tolong saat pelaku ingin mengeroyoknya," kata dia.

Wendy, pelaku pencurian burung di Palembang saat diamankan warga (Firdaus/iNews)
Wendy, pelaku pencurian burung di Palembang saat diamankan warga (Firdaus/iNews)

Warga yang mendengar teriakan dari korban langsung berhamburan keluar rumah sementara pelaku berusaha kabur. Namun apes bagi Wendy, dia tertangkap saat berusaha kabur. Pelaku kemudian diikat di tiang listrik sehingga menjadi bulan-bulanan warga.

Selang beberapa lama, polisi dari Mapolsek Sako mendapat laporan dan langsung menuju ke lokasi. Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Sako bersama barang bukti burung kicau.

Sementara itu, korban Ratno mengatakan, burung kesayangannya mati saat dirinya duel dengan pelaku.

"Burungnya mati karena digenggam sama dia (pelaku)" kata Ratno.

Atas perbuatannya, pelaku Wendy dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman pidana minimal lima tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto