Sepanjang Januari-Oktober 2020, Ada 4.045 Titik Api Karhutla di Sumsel

Antara ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 17:30 WIB
Sepanjang Januari-Oktober 2020, Ada 4.045 Titik Api Karhutla di Sumsel
Ilustrasi petugas melakukan pemadaman api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Sebanyak 4.045 titik panas terdeteksi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Titik api itu terdeteksi sejak awal Januari 2020 hingga 14 Oktober 2020.

Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Sumsel mencatat, tingkat kebakaran hutan dan lahan yang relatif lebih rendah dibandingkan kejadian serupa pada tahun 2019 yang mencapai 15.677 titik.

"Peningkatan paling drastis terjadi dari Juli 388 titik, ke Agustus 1.121 titik dan September 473 titik," kata Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori, Kamis (15/10/2020).

Ansori menambahkan, titik api pada 2020 masih ditemukan merata di 17 kabupaten/kota di Sumsel, paling banyak terdeteksi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebanyak 623 titik, disusul Muara Enim 573 titik, OKI 475 titik, Musi Rawas 457 titik, Banyuasin 307 titik, PALI 287 titik, Ogan Ilir 234 titik, Muratara 236 titik.

"Kemudian OKU 196 titik, Lahat 186 titik, Empat Lawang 176 titik, OKU Selatan 122 titik, OKU Timur 66 titik, Prabumulih 42 titik, Palembang 36 titik, Lubuklinggau 18 titik dan Pagaralam 11 titik.

Menurut Ansori hingga saat ini satgas masih melakukan pemadaman di beberapa lokasi, namun skala kebakarannya relatif kecil.

"Karena lahan gambut maupun hutan sudah kembali basah seiring masuknya musim hujan di Sumsel," kata dia.

Oleh karena itu kemungkinan besar operasi siaga karhutla di Sumsel yang akan berakhir pada 31 Oktober tidak akan diperpanjang seperti tahun sebelumnya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto