Sekretaris Dinas PUPR OKU Akui Ada Proyek Siluman, kok Bisa?
OKU, iNews.id - Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel Eddy Surta mengakui banyak proyek siluman yang dikerjakan tahun ini. Eddy menyatakan itu saat menanggapi keluhan masyarakat Desa Gunung Pakuon, Lengkiti terkait proyek pembangunan jalan yang tidak sesuai usulan warga.
"Memang banyak proyek siluman dan ini nampaknya juga terjadi di Desa Gunung Pakuon," kata Eddy Surya saat audensi bersama sejumlah warga Desa Gunung Pakuon di ruangan Asisten II Setda OKU, Delly Octavian, Kamis (10/11/2022).
Eddy mengaku akan mengakomodir usulan masyarakat, namun tidak bisa memastikan penyetopan proyek. Karena itu, Eddy meminta proyek yang sudah berjalan agar jangan diributkan namun tetap dijalankan.
"Proyek ini sudah ada Perda-nya. Jika akan ditarik atau dihentikan harus melalui paripurna. Saya pastikan tahun depan proyek jalan lingkar desa usulan warga diprioritaskan," katanya.
Dirinya mengatakan, hasil pertemuan ini akan disampaikan kepada atasan dan ke pihak pemborong untuk mencari solusi terbaik, sehingga tidak menimbulkan konflik antar warga dan pekerja proyek.
Kades Gedung Pakuon, Helmi Kusuma mengaku kedatangannya bersama warga lainnya ke Kantor Pemkab OKU tersebut untuk meminta agar proyek pengerasan jalan yang saat ini sedang dikerjakan di desa setempat dibatalkan, karena terindikasi terjadi penyimpangan anggaran.
Alasan warga menolak proyek jalan yang dikerjakan oleh oknum anggota DPRD OKU itu karena dinilai pembangunan tidak bermanfaat serta tidak sesuai dengan usulan warga dalam Musrenbang beberapa waktu lalu.
Menurut dia, proyek pengerasan jalan itu bukan skala prioritas karena jalan menuju kebun dan sudah pernah dilakukan pengerjaan yang sama pada tahun lalu. "Jika tidak dihentikan maka akan terjadi keributan antar pemborong yang telah mengerahkan penjaga preman dengan membawa senjata tajam. Ini tentu memancing emosi warga saya," katanya.
Editor: Berli Zulkanedi