get app
inews
Aa Text
Read Next : Tim Forensik RS Bhayangkara Sumsel Siap Autopsi Jenazah Santri Gontor yang Tewas Dianiaya

Profil Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan, Wiraswasta Terjun ke Dunia Politik

Jumat, 09 September 2022 - 20:35:00 WIB
Profil Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan, Wiraswasta Terjun ke Dunia Politik
Profil Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan. (Foto: Ist)

Herman Deru mempunyai istri bernama Febrita Lustia dan dikaruniai dengan empat anak perempuan, yaitu (alm) Percha Leanpuri (anggota DPD-RI periode 2009-2014 serta 2014-2015, Anggota DRP-RI periode 2019-2024), Samantha Tivani (istri dari anggota DPRD Sumatera Selatan periode 2019-2024 dari PAN Muhammad Yaser ZL, S.E), Leony Marezza Putri, dan Ratu Tenny Leriva. 

Pendidikan 

Herman Deru memulai pendidikannya di SD Negeri 1 Sidomulyo Belitang, melanjutkan pendidikan SMP Negeri 1 Belitang kemudian di SMA Negeri 3 Palembang. Beliau mendapat gelar sarjana di Universitas Syakyakirti Palembang Fakultas Hukum tahun 1995 dan Magister Manajemen dari STIE Trisna Negara tahun 2008.

Karier Herman Deru

Herman Deru mengawali karirnya sebagai wirausaha. Pada tahun 1987 beliau diangkat sebagai PNS pada Dinas Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kurang lebih mengabdi selama 11 tahun, dan mengundurkan diri berhenti dengan hormat pada tahun 1998.

Setelah mengundurkan diri, Herman Deru kembali fokus mengembangkan bisnisnya. Di samping itu, Herman Deru juga menjadi Bendahara Yayasan Trisna Negara OKU Timur sejak 1996 sampai sekarang. 

Herman Deru juga aktif dalam berorganisasi, beberapa di antaranya yaitu menjabat di Dewan Pertimbangan Organisasi GM Kosgoro Palembang, Komisi Ekonomi DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan. 

Herman Deru juga menjabat sebagai anggota Dewan Penyantun STIE Trisna Negara, Ketua Bidang Koperasi BPC GAPENSI Kodya Palembang, dan Dewan Penasehat Taekwondo Indonesia Cabang Palembang, dan Dewan Penasehat Koperasi Trisna Negara Sejahtera OKUT.

Herman Deru terpilih menjadi Bupati Ogan Komering Ulu (Oku) Timur pada tahun 2005. Herman Deru sangat dipercaya warga sehingga terpilih kembali sebagai bupati di periode kedua 2010 - 2015. Selama menjabat sebagai bupati, Herman Deru memiliki julukan yang unik yaitu “Bupati 25”, julukan tersebut dikaitkan dengan kebiasaan unik Herman Deru menurut takaran cara kerja bupati pada umumnya. 

Beliau datang ke kantor untuk kerja hanya 2 kali, sedangkan 5 hari sisanya digunakan untuk turun langsung ke lapangan, mengunjungi desa, berbicara dengan warga, dan mencatat berbagai keinginan dan masalah warga. 

Inilah alasan lain mengapa Herman Deru lebih memilih tinggal di rumah mendiang ayahnya H. Hamzah di Belitung daripada di rumah dinasnya di Martapura. Di Belitang, warga tidak segan-segan datang dan pergi menyampaikan permasalahan mereka.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut