Pilu, 6 Tenaga Medis Corona di Palembang Diduga Diusir dari Indekos

Sindonews.com, Era Neizma Wedya ยท Senin, 20 April 2020 - 12:37 WIB
Pilu, 6 Tenaga Medis Corona di Palembang Diduga Diusir dari Indekos
Ilustrasi perawat mengenakan pakaian APD (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Nasib pilu dialami enam tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Siloam Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Enam tenaga media yang merupakan garda terdepan melawan corona itu diduga mendapat intimidasi dari oknum pihak Kelurahan Sungai Pangeran, Kecamatan Ilir Timur I.

Alasannya, satu dari enam tenaga medis itu terindikasi Covid-19. Alhasil, mereka diusir dari indekosnya. Dugaan pengusiran itu sempat viral di media sosial warga Kota Palembang.

Direktur Medik dan Pelayanan RS Siloam Palembang, dr. Anton Suwindro mengaminkan kabar tersebut. Enam tenaga medis itu kini dievakuasi untuk tinggal sementara di rumah sakit.

"Iya laporan yang saya terima, mereka ini tinggal di satu tempat kos yang sama," kata Anton Suwindro, Senin (20/4/2020).

Anton menambahkan, seorang tenaga medis memang menjalain tes swab. Tes itu dilakukan secara internal ke seluruh tenaga medis di RS Siloam. Hasilnya ada beberapa di antara tenaga yang terindikasi corona. Termasuk satu di antara enam perawat tersebut.

"Memang ada satu perawat yang kos di tempat itu terindikasi positif corona dan sudah diminta melakukan isolasi diri," kata dia.

Anton menambahkan, peristiwa diduga pengusiran itu terjadi Sabtu (18/4/2020). Saat itu pemilik kos menyampaikan pesan dari pihak kelurahan. Pesan tersebut intinya meminta semua perawat yang kos di tempat itu melakukan isolasi mandiri dan tidak diperkenankan bekerja.

"Namun, jika ingin tetap bekerja maka untuk sementara agar tidak pulang dulu ke tempat kos mereka. Nah, dari sana mungkin terjadi miskomunikasi, sehingga masalah ini kemudian menyebar ke masyarakat sekitar daerah itu dan mereka diusir dari tempat kosnya," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto