Ojek Online di Palembang Dilarang Angkut Penumpang selama PSBB

Antara ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 09:08 WIB
Ojek Online di Palembang Dilarang Angkut Penumpang selama PSBB
Kapolrestabes Palembang Kombes Anom (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Pengemudi ojek online di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dilarang mengangkut penumpang selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). PSBB berlaku 14 hari terhitung sejak 20 Mei 2020.

“Pengemudi ojek hanya boleh melayani pengantaran barang dan makanan selama masa PSBB yang dijadwalkan berlangsung hingga 2 Juni 2020,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, Jumat (22/5/2020).

Anom menambahkan, pihaknya akan terus menegakkan aturan pembatasan penumpang bagi kendaraan umum dan pribadi selama PSBB. Aturan pembatasan penumpang di kendaraan umum dan pribadi perlu ditegakkan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di Palembang.

Anom mengatakan, tak hanya ojek online, aturan pembatasan penumpang juga berlaku bagi pengemudi mobil pribadi dan angkutan umum perkotaan (angkot) maupun yang berbasis aplikasi daring.

“Selama masa PSBB pengemudi kendaraan roda empat pribadi dan umum diwajibkan hanya boleh membawa penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas kendaraannya,” kata dia.

Anom melanjutkan, jika pengemudi kendaraan roda dua dan empat tidak mematuhi aturan pembatasan penumpang dan terjaring petugas maka akan dikenakan sanksi. Mulai dari teguran, kerja sosial membersihkan fasilitas umum hingga denda administratif paling sedikit Rp100.000 maksimal Rp250.000,” katanya.

Sejak diberlakukannya PSBB, hingga Kamis (21/2/2020), pihaknya belum menerapkan sanksi kepada pengemudi yang melanggar aturan, karena masih dalam sosialisasi.

“Pengemudi masih diberikan teguran, jika proses sosialisasi dianggap cukup, sanksi akan diterapkan sehingga dapat memberikan efek jera bagi siapapun yang tidak mematuhi aturan PSBB,” katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto