Kabupaten OKU Timur Ditargetkan Jadi Lumbung Sapi di Sumsel dan Nasional

Antara ยท Selasa, 03 Maret 2020 - 14:07 WIB
Kabupaten OKU Timur Ditargetkan Jadi Lumbung Sapi di Sumsel dan Nasional
Peternakan sapi di Kabupaten OKU Timur. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur ditargetkan sebagai lumbung sapi untuk pasokan daerah bahkan nasional. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) akan menjadikan kabupaten pemekaran OKU itu tempat inseminasi buatan untuk pengembangan sapi.

Gubernur Sumsel Herman Deru optimistis target itu tercapai. Apalagi, Sumsel pada era 80-an pernah menjadi sentra daging di Sumsel untuk menyuplai sejumlah daerah di Sumatera dan Jawa. Namun, karena faktor keamanan pada tahun 2000-an, terjadi penurunan drastis jumlah ternak sapi warga di OKU Timur sehingga tidak lebih dari 8.000 ekor.

“Namun, sekarang ini jumlah ternak sapi di OKU Timur kembali menggeliat melalui gerakan inseminasi buatan. Terobosan Pemkab OKU Timur melakukan estrus inseminasi buatan patut dicontoh daerah lain,” kata Herman di Palembang, Selasa (3/3/2020).

Gubernur Sumsel juga berterima kasih banyak kepada Kapolres yang telah menjaga keamanan di kabupaten tersebut. Faktor keamanan menjadi salah satu pendukung produksi sapi di OKU Timur terus meningkat.

Dia juga berharap produksi daging sapi, ikan dan hasil pertanian di OKU Timur tidak hanya selalu untuk dijual. Pemerintah perlu menggaungkan agar masyarakat juga gemar makan daging. Ini salah satu cara menekan jumlah penderita stunting.

“Atau jika diistilahkan jangan sampai jual beras makan tiwul. Artinya pemerintah harus mendorong agar masyarakat gemar mengonsumsi daging, ikan, minum susu dan telur,” ujar Gubernur.

Gubernur menambahkan, dirinya telah menerima Penghargaan Rekor MURI sebagai Gubernur yang sukses dalam meningkatkan populasi ternak di Sumsel bersama dengan Bupati OKU Timur M Kholid Mawardi dan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan setempat Tubagus Sunarseno. Penghargaan itu merupakan apresiasi dari MURI atas inovasi Sumsel meningkatkan populasi ternak di Sumsel melalui inseminasi buatan terbanyak di Indonesia.

“Bayangkan saja pada tahun 2020 ini melalui inseminasi buatan yang telah berjalan ditarget 11.000 ekor sapi anakan di Ogan Komering Ulu Timur. Ini patut kita apresiasi,” katanya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur Tubagus Sunarseno dalam laporannya menyebutkan, estrus inseminasi buatan digelar serentak di 20 kecamatan di OKU Timur. Selain itu juga diresmikan gerakan minum susu dan makan telur “Musi Elok” yang dilakukan melalui pembagian paket bagi balita dan penyandang stunting di OKU Timur.


Editor : Maria Christina