Istri Enggan Rujuk, Petani Karet di PALI Nekat Gantung Diri

Berlianto, Sindonews ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 08:15 WIB
Istri Enggan Rujuk, Petani Karet di PALI Nekat Gantung Diri
Ilustrasi korban gantung diri. (Foto: Istimewa).

PALI, iNews.id - Seorang suami di Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel), tewas tergantung di kebun karet. Korban diduga bunuh diri sang istri enggan rujuk usai lama pisah ranjang.

Korban, Sukri (43), warga Dusun II, Desa Raja Barat, Kecamatan Tanah Abang, diketahui sudah putus asa dengan kondisi yang dialaminya. Dia sempat menghubungi saudaranya dan menyatakan ingin bunuh diri.

Saudara korban, Suparmin (47), mengaku sempat mencegah korban. Namun akhirnya dia malah mendapati adiknya, Sukri meninggal dunia di areal kebun karet Desa Harapan Jaya, Rabu (22/7/2020).

Kapolsek Tanah Abang, Iptu Roni Hermawan, membenarkan jika ada salah satu warga Desa Raja Barat tewas gantung diri di areal kebun karet Desa Harapan Jaya.

"Diduga karena depresi usai pisah ranjang dengan istri," kata Iptu Roni saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2020).

Dari penjelasan keluarga, kata dia, korban selama satu bulan terakhir memang kerap murung. Sukri juga kerap mengajak sang istri untuk rujuk, namun selalu ditolak.

Keduanya memang sedang menjalani persidangan cerai. Namun belum ada putusan resmi pengadilan. Selama proses itu Sukri mengaku putus asa dan terakhir memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

"Korban dan istrinya sedang menunggu putusan pengadilan," ujar dia.

Polisi mendatangi TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua sarung selendang warna hijau dan cokelat yang dipakai gantung diri dan pakaian korban.

Meski dugaan sementara mengarah pada aksi bunuh diri, kasus penemuan mayat tergantung ini sementara masih didalami Polres PALI. Jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk penyelidikan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal