Duh, Kasus DBD dan Covid-19 Palembang Tertinggi di Sumsel

Antara ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 09:06 WIB
Duh, Kasus DBD dan Covid-19 Palembang Tertinggi di Sumsel
Sungai Musi dan Jembatan Ampera ikon Kota Palembang (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kota Palembang tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sayangnya, tak hanya kasus corona, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Palembang juga paling tinggi di Ibu Kota Provinsi Sumsel ini.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat 360 kasus DBD selama periode Januari - 26 Mei 2020 di Kota Palembang, sedangkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel terdapat 539 kasus selama periode 24 Maret - 28 Mei 2020 juga di Palembang.

"Memang kasus DBD di Kota Palembang hampir setiap tahun tinggi karena penduduknya banyak, selain itu mobilitas penduduknya tinggi sehingga kasus positif Covid-19 juga banyak," kata Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Sumsel, Muyono, Jumat (29/5/2020).

Dibandingkan periode yang sama, kata Muyono, pada 2019 terdapat 667 kasus, maka penderita DBD di Palembang lebih sedikit dan terpantau menunjukan tren penurunan tiap bulan karena siklus puncaknya pada Januari - Februari sudah lewat.

“Berbeda dengan Covid-19 yang disebut Gugus Tugas Sumsel sedang menuju grafik puncak kasus,” kata dia.

Namun, lanjuta Muyono, dari 360 kasus DBD di Palembang tidak ada pasien meninggal dunia, sedangkan dari 539 kasus COVID-19 sudah ada 14 orang konfirmasi positif meninggal dalam kurun dua bulan.

Menurunnya kasus DBD itu didorong meningkatnya kebiasaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat yang juga dipicu kewaspadaan terhadap Covid-19.

Sementara data keseluruhan di Sumsel, terdapat 1.703 kasus DBD di Sumsel periode Januari-26 Mei 2020 dan 941 kasus konfirmasi positif COVID-19 selama periode 24 Maret - 28 Mei 2020.

Dari 1.073 kasus DBD tersebut tiga orang meninggal di Kabupaten Muratara, Muara Enim dan Banyuasin. Sedangkan dari 941 kasus positif COVID-19 terdapat 28 orang meninggal dari Palembang, OKU Timur, Banyuasin, Prabumulih, OKI, Muara Enim, Musi Rawas,Ogan Ilir dan OKU Selatan.

"Kami meminta masyarakat tetaplah menerapkan polah hidup sehat karena dengan pola itu maka hampir semua penyakit menular dapat dicegah dan disembuhkan," kata Muyono.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto