Cinta Ditolak Sajam Bertindak, Mantan Napi di OKU Bacok Wanita Idaman

Widori Agustino ยท Rabu, 15 Juli 2020 - 11:57 WIB
Cinta Ditolak Sajam Bertindak, Mantan Napi di OKU Bacok Wanita Idaman
Ilustrasi pembacokan (Sindonews)

BATURAJA, iNews.id - Aksi brutal dilakukan oleh mantan narapidana di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bernama Enjan. Baru bebas dari penjara, Enjan harus kembali buron karena membacok seorang wanita.

Enjan merupakan warga Desa Lubuk Batang Lama, Kecamatan Lubuk Batang, OKU, Sumatera Selatan (Sumsel). Ejan tega membacok OS, wanita yang disukainya. Diduga dia nekat membacok karena cintanya ditolak. Akibatnya korban mengalami luka di bagian jari tangannya.

Kapolsek Lubuk Batang, AKP Ujang Abdul Azis membenarkan kejadian pembacokan wilayah itu. Menurutnya, keluarga korban sudah melaporkan insiden itu ke polisi.

"Benar keluarga korban sudah melapor ke polisi," kata Ujang, Rabu (15/7/2020).

Sementara itu, Kepala Desa Lubuk Batang Lama, Jusmini mengatakan, pembacokan itu terjadi di rumah korban yang berada di Desa Lubuk Batang Lama, saat orang tua korban sedang tidak berada di rumah

"Kabarnya dia (pelaku) ini sejak lama menaruh rasa suka terhadap korban. Namun korban selalu menolak," kata Jusimani.

Jusimani menambahkan, sekitar setahun yang lalu Ejan pernah mendatangi korban ke tempat kerjanya di Puskesdes Desa Belatung, Kecamatan Lubuk Batang, hanya untuk mengungkapkan perasaannya. Namun korban tetap menolak.

"Waktu itu, pelaku naik pitam dan mengancam akan melukai korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau. Namun aksi itu dihalangi oleh warga," katanya.

Enjan kemudian menusuk warga yang melerai tersebut, hingga akhirnya dia ditangkap dan dipenjara selama satu tahun. Hukuman penjara yang dijalaninya tidak membuatnya jera. Setelah menjalani hukuman dan mendapat kebebasan memalui asimilasi, dia ternyata masih ingin mendapatkan OS.

"Setelah bebas dia kembali ingin mengatakan cintanya ke OS. Namun, korban tetap menolak untuk menjadi kekasih Enjan," kata dia.

Kesal karena ditolak, dia membacok korban hingga menyebabkan luka di bagian jari tangannya. Melihat kejadian itu, AD adik korban berniat menolong. Namun Ejan malah membacok AD di bagian kepala. Usai membacok, Enjan kabur dan lolos dari kejaran warga sekitar.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto