Jalan tol tersebut direncanakan akan melintasi enam kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Babat Supat, Kecamatan Lais, Kecamatan Keluang, Kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan Tungkal Jaya dan Kecamatan Bayung Lencir dengan luasan kebutuhan lahan mencapai 1.106 hektare.
"Setelah sosialisasi ini dilakukan tahap selanjutnya pengukuran kemudian musyawarah dengan masyarakat dan penentuan nilai ganti rugi tanah oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP),” kata dia.
Tol Betung (Sp.Sekayu)-Tempino, Jambi yang masuk dalam Jalan Tol Trans Sumatera ini ditargetkan beroperasi pada 2022. Tol yang dibangun PT Hutama Karya (Persero) tersebut ditaksir menelan investasi senilai Rp21,31 triliun.
Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait