Terseret Material Longsor, Warga OKU Selatan Tewas Masuk ke Jurang 20 Meter

Antara ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 08:30 WIB
Terseret Material Longsor, Warga OKU Selatan Tewas Masuk ke Jurang 20 Meter
Longsor di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. (Foto Antara).

OKUSELATAN, iNews.id - Satu orang tewas setelah tertimpa material tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel). Korban meninggal karena terseret material longsor sehingga jatuh ke jurang.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan, korban bernama Yoto (35) warga Desa Gunung Batu, OKU Selatan.

“Dia ditemukan warga Selasa dinihari di lokasi longsor Desa Pagar Agung, Kecamatan Pulau Beringin,” kata Ansori, Selasa (12/5/2020).

Ansori menambahkan, dari keterangan warga diketahui jika saat terjadi longsor, korban sedang melintas di lokasi dengan mengendarai sepeda motor.

Usai terjadi longsor, kata Ansori, warga dan petugas gabungan mencari korban di timbunan tanah longsor di jalan.

“Usai tanah dikeruk dengan alat berat, jenazahnya tak ditemukan,” kata Ansori.

Warga dan petugas gabungan kemudian melakukan pencarian. Seteleh beberapa jam mencari, korban ditemukan.

“Akhirnya korban ditemukan di jurang dengan kedalaman 20 meter,” kata dia.

Saat ditemukan, lanjut Ansori, kondisi pergelangan tangan dan jempol korban patah serta badan penuh luka lecet. Diduga korban terkena batu-batuan yang runtuh akibat longsoran tanah.

“Korban ditemukan karena seorang warga mengenali motor dan sandal milik korban," katanya.

Jenazah korban lalu dievakuasi dan dibawa ke rumah duka serta dimakamkan.

Sebelumnya, longsor juga menimbulkan korban luka di Desa Anugerah Kemu, Kecamatan Pulau Beringin pada Sabtu (9/5/2020). Korban bernama Juliansyah (23).

Dia terseret longsoran tanah saat pulang berkebun hingga tangannya patah dan mendapat 10 jahitan di kepala.

Sejauh ini korban bencana longsor di OKU Selatan tercatat satu meninggal dan satu luka.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto