Terisi 46 Persen, Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Sumsel Masih Memadai

Antara ยท Selasa, 15 September 2020 - 14:08 WIB
Terisi 46 Persen, Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Sumsel Masih Memadai
Petugas Rumah Sakit Umum Moehamad Hoesin (RSMH) Palembang menyiapkan ruangan isolasi tekanan rendah di salah satu bagian RSMH Palembang, Sumsel. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 di 53 rumah sakit di Sumatera Selatan (Sumsel) masih memadai. Tempat tidur pasien Covid-19 itu tersedia untuk pasien rujukan maupun second line.

"Dari 1.123 kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 yang tersedia di Sumsel dan terdata pada sistem RS online per 12 September, okupansi atau keterisiannya tercatat 46 persen," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Sumsel, Widya Anggraini, Selasa (15/9/2020).

Widya menambahkan, keterisian ini sifatnya fluktuatif, pada awal-awal keterisian sempat lebih dari 60 persen karena kasus gejala ringan sampai berat juga dirawat.

Namun, kata Widya, saat ini kriteria pasien yang dirawat hanya bergejala berat dan ditentukan oleh dokter penanggung jawab.

"Sedangkan kasus gejala ringan hingga sedang cukup isolasi mandiri," kata dia.

Lebih lanjut Widya mengatakan, dari 53 rumah sakit penyedia ruang isolasi Covid-19, okupansi paling tinggi memang sedang di alami Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang yang mencapai 88 persen, yakni 121 tempat tidur terisi dari 137 yang disediakan.

"Tingginya keterisian itu karena RSMH berstatus RS Tipe A rujukan nasional yang diprioritaskan untuk pasien dengan kondisi sangat berat di Sumsel, sebab jumlah SDM dan peralatan yang disediakan juga lebih mumpuni untuk merawat pasien Covid-19," katanya.

Sedangkan keterisian empat rumah sakit rujukan lainnya terpantau masih cukup, yakni RSUD Provinsi Siti Fatimah Palembang sebesar 52 persen, RSUD Kayuagung sebesar 0 persen, RSUD Rivai Abdullah sebesar 0 persen dan RSUD Lahat 31 persen.

"RS di Kota Palembang paling tinggi keterisianya karena kebanyakan pasien yang dirawat memang paling banyak dari wilayah Palembang," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto