Terhalang Cuaca Buruk, Hilal di Sumsel Tak Terlihat

Antara ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:33 WIB
Terhalang Cuaca Buruk, Hilal di Sumsel Tak Terlihat
Pemantauan hilal dilakukan tim Kantor Wilayah Kementerian Agama Kantor Wilayah Sumsel (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Rukyatul hilal di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terhalang cuaca buruk yang menyelimuti Kota Palembang sepanjang hari. Hasilnya, hilal tidak dapat dirukyat sehingga 1 Syawal 1441 H jatuh pada 24 Mei 2020.

Pemantauan dilakukan tim Kantor Wilayah Kementerian Agama Kantor Wilayah Sumsel dari lantai atas gedung Rafah Tower Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Jumat sore (22/5/2020). Tim memantau dari dalam ruangan karena cuaca hujan.

"Matahari tenggelam pukul 17:57:26 WIB dengan ketinggian hilal di Palembang pada sore ini minus 3 derajat 51 menit 2 detik di bawah ufuk Mar'i," kata Kepala Kemenag Sumsel Alfajri Zabidi setelah memantau hilal.

Berdasarkan hasil pemantuan, kata Alfajri, azimut matahari terbenam 20 derajat 30 menit 23 detik di Utara titik barat dan azimut bulan terbenam 17 derajat 26 menit 14 detik di Utara titik barat.

“Hisab hilal masih di bawah ufuk maka hilal pada sore ini tidak dapat di rukyat,” kata dia.

Alfajri menambahkan, letak geografis Kota Palembang juga tidak memungkinkan untuk melihat hilal selain adanya pengaruh cuaca buruk.

"Meski rukyatul hilalnya dalam kondisi seperti ini tetap kami laporkan ke pusat," kata Alfajri.

Selain itu dia mengimbau kepada masyarakat Sumsel agar mematuhi imbauan pemerintah terkait pelaksanaan salat Idul Fitri jika 1 Syawal jatuh pada 24 Mei 2020. Dia berharap masyarakat dapat memahami pentingya salat di rumah untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sumsel.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto