Pembangunan Jembatan Musi VI Dilanjut, Siap Dipakai Saat Piala Dunia U-20

Bambang Irawan ยท Senin, 10 Agustus 2020 - 11:46 WIB
Pembangunan Jembatan Musi VI Dilanjut, Siap Dipakai Saat Piala Dunia U-20
Progres Jembatan Musi VI Palembang, Sumatera Selatan (Bambang Irawan/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Proyek pembangunan Jembatan Musi VI Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) kembali dilanjutkan. Jembatan yang menghubungkan wilayah Ulu dan Ilir Kota Palembang ini ditarget rampung November 2020.

Jika sudah selesai, Jembatan Musi VI Palembang akan menjadi ikon baru Kota Palembang. Tak hanya itu, jembatan ini siap menjadi daya tarik ketika Sumsel menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Kepala Bidang Jembatan Dinas PUBM Sumsel M Affandi mengatakan, pembangunan jembatan ini dilakukan untuk mempersiapkan infrastruktur yang lengkap ketika Sumsel menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Saat ini pembangunan sudah dilaksanakan dalam dua tahap dan memasuki tahap ketiga. Secara keseluruhan konstruksi fisik jembatan telah mencapai 87 persen," kata Affandi, Senin (10/8/2020),

Affandi menambahkan, pengerjaan jembatan hanya menyisakan dua segmen bentang jembatan. Dua bentang oprit atau jalan pendekat sepanjang 100 meter di sisi Ulu dan 115 meter di sisi Ilir.

Nantinya, kata dia, pembangunan frontage atau jalan samping di seberang Ilir serta pengaspalan lantai jembatan ditargetkan rampung pada November 2020.

"Diharapkan segera berfungsi pada bulan Desember 2020," kata dia.

Progres Jembatan Musi VI Palembang, Sumatera Selatan (Bambang Irawan/iNews)
Progres Jembatan Musi VI Palembang, Sumatera Selatan (Bambang Irawan/iNews)

Pembangunan Jembatan Musi VI sudah dimulai sejak tahun 2015. Desain Jembatan Musi VI menggunakan 36 kabel seling yang mampu menopang beban 35 ribu ton.

"Jembatan Musi VI memiliki panjang 1.125 meter dan lebar 11,5 meter," katanya.

Sementara itu, PPK Jembatan Musi VI Palembang Arya Darmawan menuturkan, Jembatan Musi VI akan mejadi jembatan keempat yang menghubungkan wilayah Ulu dan Ilir Kota Palembang.

"Pembangunan yang sedianya selesai pada 2018 lalu terkendala masalah pembebasan lahan dan saat ini seluruh lahan sudah dibebaskan," kata Arya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto