Mapolres OKI Diserang, Pelaku Tusuk Polisi dengan Gunting

Nur Ichsan ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 12:27 WIB
Mapolres OKI Diserang, Pelaku Tusuk Polisi dengan Gunting
Pagar Mapolres OKI ditabrak (Istimewa)

KAYUAGUNG, iNews.id - Markas Kepolsian Resort (Mapolres) Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) diserang, Minggu (28/6/2020). Kantor polisi yang terletak di Jalan Sukadana, Kecamata Kayu Agung, Kabupaten OKI, Sumsel ini diserang oleh seseorang.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan kejadian itu. Menurut dia, insiden itu bukan penyerangan terhadap Mapolres OKI.

"Bukan penyerangan itu," kata Supriadi saat dihubungi iNews.id lewat sambungan telepon.

Supriadi menambahkan, insiden yang sebenarnya yakni seorang pengendara bernama Indra Oktomi (35) warga Desa Mangunjaya, Kecamatan SP Padang, Kabuapaten OKI menabrakkan mobilnya ke pagar Mapolres OKI.

Mobil yang dikendarai pelaku saat serang Mapolres OKI (Istimewa)
Mobil yang dikendarai pelaku saat serang Mapolres OKI (Istimewa)

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/6/2020) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, pelaku yang mengendarai mobil Honda Mobilio BG 1088 KD mengarahkan dan menabrakkan mobilnya ke pagar.

"Pelaku ini menabrakkan mobilnya ke pintu gerbang Mapolres OKI sebelah barat," kata dia.

Lebih lanjut, Supriadi mengatakan, usai menabrak, pelaku langsung menuju parkiran belakang Mapolres OKI. Pelaku selanjutnya mencari polisi sambil berteriak.

"Mana polisi, mana polisi?“ kata dia.

Pelaku kemudian diadang oleh salah satu piket jaga bernama Aipda M Nur. Keduanya terlibat perkelahian. Pelaku saat itu membawa gunting. Akibat perkelahian itu, anggota mengalami luka tusuk pada tangan. Tak berhenti di situ saja, pelaku kemudian mengejar anggota jaga lainnya.

"Sudah kami peringatkan dengan mengeluarkan tembakan peringatan tapi pelaku tetap saja menyerang. Akhirnya kami lakukan tindakan terukur," kata dia.

Pelaku, kata Supriadi, berhasil dilumpuhkan setelah petugas melakukan penembakan ke arah kaki. Setelah itu Pelaku segera dilarikan ke RSUD Kayu Agung untuk dilakukan pengobatan namun saat di RS Pelaku dinyatakan meninggal dunia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto