Kasus Bayi Ditahan di Prabumulih, Begini Klarifikasi Pihak Rumah Sakit

Berrie Brima ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 18:06 WIB
Kasus Bayi Ditahan di Prabumulih, Begini Klarifikasi Pihak Rumah Sakit
Direktur Rumah Sakit Fadhilah Prabumulih drg Mariska Listia (Berrie/iNews)

Marieska mengatakan, pihaknya sudah banyak memberi keringanan dan kebijakan atas pembayaran biaya persalinan. Dari biaya sekitar Rp 30 juta, pihak rumah sakit sudah memberi potongan sehingga orangtua hanya diwajibkan membayar Rp17 juta untuk persalinan sesar dengan kondisi prematur.

"Kami rasa kebijakan dan keringanan untuk bayi ini sudah maksimal," kata dia.

Rumah Sakit Fadhilah Prabumulih (Berrie/iNews)
Rumah Sakit Fadhilah Prabumulih (Berrie/iNews)

 

Seperti diketahui, nasib pilu dialami pasangan Febrianto (27) dan Yul Armi Kurniati (23). Pasutri asal Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan harus rela tak bertemu dengan buah hatinya usai melahirkan.

Kesedihan ini diungkapkan oleh Eha, nenek dari bayi sekaligus orangtua dari pasutri tersebut. Sambil menangis dan menunjukan foto cucunya yang masih mungil, Eha bercerita jika dia dan anaknya harus membayar biaya persalinan di Rumah Sakit Fadhilah di Prabumulih.

Menurut Eha, cucunya lahir pada September 2019 lalu. Namun, hingga Januari 2020, cucunya masih berada di rumah sakit karena tidak diizinkan pulang lantaran keluarga Eha tidak bisa membayar biaya persalinan.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto