Jatanras Polda Sumsel Bongkar Begal Modus Tawuran

Firdaus ยท Selasa, 15 September 2020 - 19:00 WIB
Jatanras Polda Sumsel Bongkar Begal Modus Tawuran
Pelaku begal modus tawuran (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNewas.id - Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap dua pelaku begal dengan modus operandi tawuran.

Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, keduan pelaku yakni Teddy Rianto (28) dan Sobri (20). Kedua pelaku ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari korban pembegalan.

"Dari total enam pelaku, baru diamankan dua pelaku sedangkan empat pelaku lagi disarankan untuk segera menyerahkan diri," kata Suryadi, Selasa (15/9/2020).

Suryadi menambahkan, kedua pelaku ditangkap usai polisi melakukan penyelidikan selama empat pekan. Pelaku Sobri ditangkap di kediamannya. Sementara pelaku Teddy ditangkap sebelum polisi menangkap Sobri.

"Dia berusaha kabur namun tertangkap karena sudah terkepung oleh petugas," kata dia.

Pelaku begal modus tawuran (Firdaus/iNews)
Pelaku begal modus tawuran (Firdaus/iNews)

Suryadi melanjutkan, pembegalan itu terjadi awal September 2020 di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang Alang Lebar, Palembang.

"Modus tawuran ini menjadi trik yang dilakukan para pelaku begal, para pelaku pura-pura tawuran di jalan sehingga pengendara yang melintas menjadi ketakutan dan lari meninggalkan sepeda motornya," kata dia.

Sementara itu, dari pengakuan salah satu pelaku mereka sengaja membawa senjata tajam jenis pedang dan golok saat beraksi.

"Kami berenam membawa empat senjata tajam sambil menggunakan dua sepeda motor. Ketiga temannya sempat merusak motor korban menggunakan pedang kemudian mengambil sepeda motor tersebut," kata dia.

Dari hasil penangkapan, polisi berhasil menyita dua senjata tajam jenis pedang dan golok dari tangan kedua pelaku saat beraksi. Selain barang bukti senjata tajam, polisi juga menyita barang bukti sepeda motor korban.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto