Herman Deru: Tol Kapal-Betung Membuka Koneksi Ekonomi Baru di Sumsel

Bambang Irawan ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 14:22:00 WIB
Herman Deru: Tol Kapal-Betung Membuka Koneksi Ekonomi Baru di Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan saat meninjau proyek pembangunan Jalan Tol Kapal-Betung Seksi 2 (Humas Pemprov Sumsel)

BANYUASIN, iNews.id – Pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung (Kapal Betung) diharapkan dapat membuka koneksi ekonomi baru di Provinsi Suamtera Selatan (Sumsel). Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel Herman Deru saat acara groundbreaking jalan tol sepanjang 111,69 kilometer.

Acara groundbreaking ini dihadiri oleh Menteri PUPR RI yang diwakili Dirjen Kementrian Bina Marga, Hedy Rahadian di Jalan Palembang-Betung KM 25 Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Kamis (15/10/2020).

Groundbreaking ini sebagai pertanda dimulainyan pembangunan tol segmen Palembang-Betung yang berlanjut ke Seksi 2B dan Seksi 3 yang panjang ruas tolnya mencapai 69,19 km.

Pria yang kerap disapa HD ini mengatakan, keberadaan tol Kapal-Betung bukan sekadar untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di ruas jalan Lintas Timur Sumatera.

"Tol Kapal-Betung bukan hanya sekadar mengurangi kemacetan tetapi juga untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Selain itu untuk memperpendek jarak tempuh," kata HD.

Lebih lanjut HD mengatakan, tol ini diharapkan bisa selesai di tahun 2023 dan segera beroprasi dengan tepat waktu. Dia juga menyebut dalam pengerjaan tol Kapal-Betung setidaknya ada tiga jembatan. Jika dikalkulasikan bentang jembatannya akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia.

"Tol Kapal-Betung, melintasi tiga jembatan yakni Jembatan Ogan sepanjang 1.589 meter, Jembatan Keramasan sepanjang 1.217 meter, serta Jembatan Musi sepanjang 1.684 meter dan menjadi jembatan tol terpanjang di Indonesia," katanya.

Selain pembangunan tol Kapal-Betung dirampungkan, dia juga berharap pembangunan ruas tol Palembang-Indralaya-Muara Enim-Lubuk Linggau-Bengkulu juga segera terselesaikan. Sehingga konektivitas antar wilayah di Sumsel serta antar provinsi di Sumatera segera terwujud.

"Proyek pembangunan tol trans Sumatera kita harapkan terus berlanjut, termasuk kelanjutan tol Lampung-Pekan Baru," imbuhnya.

Sementara itu Direktur Utama PT. Waskita Toll Road (WTR) Herwidiakto mengatakan, ruas jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung memiliki tiga seksi, yakni Seksi 1 yakni Kayu Agung–Jakabaring dengan panjangnya 33,5 kilometer telah beroperasi penuh pada 1 April.

Kemudian Seksi 2 Jakabaring–Keramasan–Musi Landas yang panjangnya mencapai 33,9 kilometer. Sedangkan untuk Seksi 2A Jakabaring–Keramasan dengan panjang 9 kilometer sedang dalam penyelesaian akhir kontruksi untuk segera beroperasi dalam waktu dekat. Seksi 2B dan Seksi 3 (Palembang-Betung) sepanjang 69,19 mkm ditargetkan dapat beroperasi pada Maret 2022.

Pembangunan ruas jalan tol Kapal-Berung dibangun dengan total investasi sebesar Rp22,17 triliun yang masuk dalam bagian Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang Pembangunan infrastruktur itu untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

"Kehadiran tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan pemenuhan kebutuhan jalan tol. Khususnya tol trans Sumatera yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN)," kata dia.

Dirjen Kementrian Bina Marga, Hedy Rahadian memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih pada Gubernur Herman Deru dan jajaran yang telah aktif mendukung kelancaran pembangunan ruas tol Kapal-Betung tersebut.

"Terima kasih gubernur atas dukungannya sehinggal Tol Kapal-Betung segmen Palembang-Betung pembangunannya dapat dilanjutkan kembali," kata dia.

Untuk diketahui Ceremony ground breaking Tol Kapal-Berung di tandai dengan Penandatanganan kontrak kerja PT Waskita dengan PT Waskita Sriwijaya Tol.

Kemudian penekanan tombol sirine oleh Dirjen Kementrian Bina Marga Hedy Rahadian, Gubernur Sumsel Herman Deru serta Presiden Direktur Waskita dan Bupati Banyuasin yang dilanjutkan dengan peninjauan jalan tol.

CM


Editor : Nur Ichsan Yuniarto