Erick Thohir Sebut BUMN Masih Butuh Dana Segar

Suparjo Ramalan · Kamis, 21 Januari 2021 - 14:57:00 WIB
Erick Thohir Sebut BUMN Masih Butuh Dana Segar
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut sejumlah BUMN membutuhkan anggaran untuk merealisasikan aksi korporasi sepanjang 2021. Dalam memperoleh dana segar tersebut, ada sejumlah skema pendanaan yang nantinya ditempuh manajemen perseroan.

Erick menyebut, skema itu bisa melalui Penyertaan Modal Negara (PMN), Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Rights Issue) di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan metode lain yang memungkinkan manajemen memperoleh anggaran segar.

"Kita juga masih cari pendanaan BUMN, apakah melalui PMN, right issue, ataupun apa, ini yang terus kita (siapkan) di 2021, corporate action harus kita lakukan, salah satunya kita memperkuat merger bank-bank syariah," ujar Erick dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR, dikutip Kamis (21/1/2021).

Meski begitu, kebutuhan anggaran baru tersebut akan menambah daftar utang sejumlah BUMN. Mantan Bos Inter Milan itu bahkan mengakui setidaknya ada sejumlah perseroan yang tengah terlilit utang. Misalnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, BUMN Karya, serta Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Editor : Berli Zulkanedi

Halaman : 1 2