Ditembak Mati, Penyerang Mapolres OKI Ternyata Seorang Residivis

Nur Ichsan ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 12:51 WIB
Ditembak Mati, Penyerang Mapolres OKI Ternyata Seorang Residivis
Indra, pelaku penyerangan Mapolres Ogan Komering Ilir (Istimewa)

KAYUAGUNG, iNews.id - Markas Kepolsian Resort (Mapolres) Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) diserang. Pelaku penyerangan bernama Indra Oktomi (35) warga Desa Mangunjaya, Kecamatan SP Padang, Kabuapaten OKI.

"Pelaku ini seorang residivis," kata Kabis Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi saat dihubungi iNews.id, Minggu (28/6/2020).

Supriadi menambahkan, belum diketahui apa alasan pelaku menabrak dan menyerang polisi yang bertugas di Mapolres OKI. Dia menduga jika pelaku merasa dendam kepada anggota polisi.

"Belum tahu mas, mungkin dendam karena pernah ditangkap," kata dia.

Insiden penyerangan itu terjadi pada Minggu dini hari (28/6/2020) sekitar 02.30 WIB. Saat itu, Mapolres OKI dalam kondisi seperti biasa. Tiba-tiba saja ada mobil Honda Mobilio BG 1088 KD yang dikendarai pelaku menabrak pagar Mapolres OKI.

Mobil yang dikendarai pelaku saat serang Mapolres OKI (Istimewa)
Mobil yang dikendarai pelaku saat serang Mapolres OKI (Istimewa)

Usai menabrak, pelaku langsung tancap gas menuju parkiran belakang Mapolres OKI. Sesampainya di parkiran belakang, kata Supriadi, pelaku teriak-teriak memanggil dan menantang polisi.

"Mano polisi, mano polisi," kata Supriadi menirukan ucapan pelaku.

Melihat pelaku, beberapa anggota melakukan pengadangan salah satunya Aipda M Nur. Perkelahian tak dapat dihindarkan. Sayangnya, pelaku berhasil menusuk tangan Aipda Nur. Tak berhenti di situ saja, pelaku kemudian mengejar anggota jaga lainnya.

"Sudah kami peringatkan dengan mengeluarkan tembakan peringatan tapi pelaku tetap saja menyerang. Akhirnya kami lakukan tindakan terukur," kata dia.

Pelaku, kata Supriadi, berhasil dilumpuhkan setelah petugas melakukan penembakan ke arah kaki. Setelah itu Pelaku segera dilarikan ke RSUD Kayu Agung untuk dilakukan pengobatan namun saat di RS Pelaku dinyatakan meninggal dunia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto