Di Depan Peserta Didik Sespimti, Herman Deru Cerita Penanganan Covid-19 di Sumsel

Bambang Irawan ยท Rabu, 16 September 2020 - 14:30 WIB
Di Depan Peserta Didik Sespimti, Herman Deru Cerita Penanganan Covid-19 di Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (Dokumen Humas Pemprov Sumsel)

PALEMBANG, iNews.id - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan, angka kesembuhan di Sumsel telah mencapai 74 persen. Hingga saat ini, penanganan kasus Covid-19 di Sumsel masih terus dilakukan secara insentif.

Hal itu dikemukakannya saat menjadi narasumber dengan tema "Peran dan Strategi Pemprov Sumsel Dalam Pelaksanaan PSBB Menghadapi Pandemi Covid-19 di Sumsel" pada acara Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-29 Tahun 2020 melalui virtual dari Command Centre Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (15/9/2020).

Pria yang kerapa disapa HD itu mengatakan, sejak awal pandemi Covid-19 di Indonesia, Pemprov Sumsel langsung merespon cepat. Sejumlah langkah termasuk menetapkan siaga bencana non alam berikut juga membentuk gugus tugas percepatan penanganan pandemi tersebut.

"Respon masyarakat sangat variatif dalam menghadapi pandemi ini. Untuk itu kebijakan yang dibuat jangan sampai membuat masyarakat gamang," kata HD.

Dalam menentukan kebijakan yang tepat, kata HD, dirinya melakukan diskusi bersama 17 Bupati dan Walikota di Sumsel.

"Saya kumpulkan bupati dan walikota untuk samakan persepsi dalam menentukan kebijakan yang dilakukan. Yang pasti sebagai pemimpin, kita tidak boleh menunjukkan ketegangan dan kepanikan dalam menghadapi pandemi ini, karena hal itu justru akan membuat masyarakat takut," kata dia.

Lebih lanjut HD mengatakan, upaya penanganan Covid-19 di Sumsel tidak hanya mengedapankan dari sisi medis. Namun juga harus beriringan dengan penanganan terhadap dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan.

"Upaya penanganan tidak bisa harus terpaku dari sisi medis saja, namun juga bagaimana upaya menahan laju turunnya ekonomi akibat dampak pandemi ini. Sebab, untuk menekan penyebaran wabah tersebut, mau tidak mau aktivitas sementara waktu dibatasi," kata dia.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (Dokumen Humas Pemprov Sumsel)
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (Dokumen Humas Pemprov Sumsel)

Agar perekonomian tetap stabil di masa pandemi ini, kata HD, dirinya berupaya mendorong peran dari UMKM yang disebut-sebut salah satu pilar ekonomi. HD juga berupaya membuka pasar agar UMKM tetap dapat tumbuh meskipun dengan keterbatasan akibat pandemi ini.

"Pelaku usaha apalagi UMKM tidak hanya butuh modal saja, tapi mereka juga butuh keterampilan agar produk yang dihasilkan juga mampu bersaing. Namun yang tak kalah penting adalah penyediaan pasar bagi mereka. Ini peran pemerintah bagaimana menyediakan pasar bagi para pelaku usaha tersebut, mungkin salah satunya melalui online," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto