Dermaga 16 Ilir Palembang Ditutup, Kapal Getek Nekat Angkut Penumpang

Antara ยท Minggu, 09 Mei 2021 - 11:50:00 WIB
Dermaga 16 Ilir Palembang Ditutup, Kapal Getek Nekat Angkut Penumpang
Garis pembatas terminal keberangkatan Dermaga 16 Ilir Palembang diduga dirusak oknum nakhoda kapal dan calo, Sabtu (8/5/2021) . Foto: Antara

PALEMBANG, iNews.id - Kapal getek di Dermaga 16 Ilir Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) tetap mengangkut penumpang meski dermaga ditutup selama larangan mudik 6-17 Mei 2021. Garis polisi beberapa kali dirusak agar penumpang bisa melintas.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dermaga 16 Ilir Palembang, Muhammad Junaidi mengakui pihaknya kerap terlibat aksi kucing-kucingan dengan nahkoda kapal getek. Sebab para nahkoda kapal cepat maupun kapal getek sudah diinformasikan bahwa Dermaga 16 Ilir ditutup. Maka seluruh kapal dilarang bersandar.

Sejauh ini pihaknya masih mencari pelaku nahkoda nakal dan calo yang merusak garis polisi yang dipasang di seluruh terminal keberangkatan dan kedatangan. Garis polisi itu dibentangkan untuk mencegah orang masuk selama larangan mudik. 

"Sudah beberapa kali kami ganti garis itu, tapi masih saja dirusak dan pelakunya belum tertangkap," ujar Junaidi, Sabtu (8/5/2021).

Junaidi mengungkapkan sejumlah nakhoda kapal cepat pengangkut penumpang memang masih nekat bersandar di Dermaga 16 Ilir Palembang, meski sudah diingatkan agar tidak beroperasi sementara waktu di dermaga tersebut. Para petugas, rutin berpatroli dan mengusir kapal penumpang agar keluar dari Dermaga 16 Ilir, namun kapal-kapal yang diusir itu hanya keluar sebentar dan kembali lagi saat petugas beristirahat.

Tindakan 'kucing-kucingan' tersebut terjadi sejak hari kedua momen larangan mudik, namun Junaidi menyebut para penumpang yang diangkut oleh kapal-kapal itu kebanyakan dari warga wilayah perairan Kabupaten Banyuasin yang rutin berbelanja di Kota Palembang.

"Walau bukan pemudik tapi kami tetap mengawasi orang-orang di dermaga, karena yang diawasi itu lalu lintas keluar masuk manusianya," katanya pula.

Posko pengawas Dermaga 16 Ilir sempat mengamankan dua kapal pengangkut penumpang yang mengaku hanya ingin berbelanja di Pasar 16 Palembang, kemudian petugas memeriksa belasan penumpang itu dengan rapid test antigen dan hasilnya negatif. Selanjutnya para penumpang dilepas ke daerah asal.

Junaidi menjelaskan, total penumpang yang datang dan berangkat di Dermaga 16 Ilir Palembang pada hari normal mencapai 1.000 orang per hari, namun selama larangan mudik jumlahnya turun drastis.

"Dari jumlah yang turun itu yang lolos pengawasan mungkin 25 persen, selebihnya bisa kami cegat," kata dia lagi.

Pihaknya meminta kapal penumpang agar mematuhi larangan mudik dan mengimbau kapal-kapal barang yang memang masih diizinkan beroperasi agar tidak menyelundupkan pemudik demi menghindari petugas.

Editor : Erwin C Sihombing

Follow Berita iNewsSumsel di Google News

Bagikan Artikel: