Bayi yang Terseret Banjir di OKU Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

Antara ยท Senin, 15 Juni 2020 - 08:27 WIB
Bayi yang Terseret Banjir di OKU Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon
Sejumlah warga mencari bayi 10 bulan yang tenggelam di jalan yang digenangi banjir hebat di Kabupaten OKU, Sumsel, Sabtu (13/6/2020). (Foto: iNews/Widori Agustino)

BATURAJA, iNews.id - Petugas gabungan akhirnya menemukan bayi berusia 10 bulan yang terseret arus banjir banjir di Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan (Sumsel). Sayangnya, bayi bernama Banyu Bening ditemukan meninggal dunia.

“Korban ditemukan sekitar 30-40 meter dari lokasi terjatuh saat dibonceng ayahnya menggunakan sepeda motor,” kata Kepala BPBD OKU, Amzar Kristofa, Senin (15/6/2020).

Menurut dia, dalam melakukan pencarian pihaknya sedikit mengalami kesulitan karena kondisi banjir menggenangi kebun-kebun warga di sekitar lokasi.

Kapolsek Peninjuan, Iptu Hamid mengatakan, saat ditemukan kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” kata Hamid.

Hamid menambahkan, jenazah korban ditemukan tersangkut akar pohon di bibir sungai tidak jauh dari lokasinya terjatuh.

Berdasarkan informasi di lapangan, kata dia, peristiwa terjadi saat korban bersama ibunya Desi Puspita Sari (33) dibonceng oleh suaminya, Dian Seno Aji (34) mengendarai sepeda motor. Ketiganya dari Desa Lubuk Banjar Kecamatan Lubuk Raja tujuan ke Kota Baturaja.

Pasangan suami istri ini menempuh jalan melalui Jembatan Ogan VI Desa Kepayang di Kecamatan Peninjauan menggunakan sepeda motor dengan empat penumpang.

"Karena korban masih balita seperti biasa digendong oleh ibunya. Sementara kakak korban duduk di depan ayahnya," katanya.

Saat melintas di titik banjir di Desa Kepayang, lanjut dia, sepeda motor yang dikendarai ayah korban terjatuh hingga seluruh penumpang hanyut terseret arus sungai.

Warga yang berada di lokasi berusaha menyelamatkan keluarga yang terperosok ke dalam sungai tersebut, namun hanya ayah, ibu dan kakak korban yang berhasil diselamatkan.

"Banyu Bening sendiri hilang ditelan derasnya arus Sungai Kepayang hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah tim dari BPBD OKU dibantu anggota Polri dan TNI serta warga sekitar melakukan pencarian," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto