Orang Tua Nekat Lewati Banjir di OKU, Bayi 10 Bulan Jatuh dan Hanyut Terbawa Arus

Widori Agustino ยท Sabtu, 13 Juni 2020 - 22:21 WIB
Orang Tua Nekat Lewati Banjir di OKU, Bayi 10 Bulan Jatuh dan Hanyut Terbawa Arus
Sejumlah warga mencari bayi 10 bulan yang tenggelam di jalan yang digenangi banjir hebat di Kabupaten OKU, Sumsel, Sabtu (13/6/2020). (Foto: iNews/Widori Agustino)

BATURAJA, iNews.id – Nasib tragis dialami warga Batumarta IV, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Pria bernama Dian ini harus kehilangan putra karena dia nekat menerobos banjir dengan mengendarai sepeda motor, Sabtu (13/6/2020).

Bayi berusia 10 bulan itu terjatuh dari gendongan ibunya setelah mereka terjatuh, saat melintasi jalan tergenang banjir di Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Sabtu sore. Dalam sekejap, bayi bernama Sagara itu lepas dari pandangan ibunya dan hilang terseret arus Sungai Ogan yang meluap.

Kejadian tragis ini diduga terjadi karena ayah korban tak bisa mengendalikan sepeda motor di jalan yang digenangi banjir. Apalagi, arus sungai cukup deras saat itu.

Saat kejadian, jalan menuju Desa Kapayang tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa. Namun, Dian nekat melewati banjir hingga akhirnya sepeda motornya terperosok ke aliran yang cukup dalam di sekitar lokasi. Dian yang berboncengan dengan istri dan dua anaknya langsung terjatuh dan terbawa arus banjir.

Warga Desa Kepayang yang melihat kejadian itu mengatakan, satu keluarga itu nekat melalui jalan yang tergenang banjir. Sementara orang tua korban yang mengendarai sepeda motor tidak hafal dengan kondisi jalan sehingga terseret arus bersama kedua anaknya dan istrinya.

“Kami sempat menolong korban, tapi kami tidak tahu ada balita. Memang korban mengambil jalan terlalu pinggir hingga jatuh dan terperosok dibawa arus sungai,” kata warga Kepayang, Sando.

Diduga bocah tersebut terlepas dari gendongan ibunya. Sementara satu anaknya lagi berhasil diselamatkan. Ibu korban serta ayahnya juga berhasil diselamatkan warga. Sementara sepeda motor korban juga hilang terbawa arus.

Warga yang berada di sekitar kejadian sudah memperingatkan ayah korban sebelum melewati banjir. Namun, dia masih nekat melalui jalan yang digenangi banjir dengan arus cukup deras.

“Kemungkinan saat ibunya hanyut, saat itulah balita itu terlepas dari gendongan orang tuanya,” kata warga.

Hingga kini warga sekitar masih berada di lokasi untuk membantu pencarian korban di tengah jalan yang digenangi banjir.


Editor : Maria Christina