Alex Noerdin Diperiksa terkait Uang saat Anaknya kena OTT

Raka Dwi Novianto ยท Jumat, 14 Januari 2022 - 15:20:00 WIB
Alex Noerdin Diperiksa terkait Uang saat Anaknya kena OTT
KPK periksa Alex Noerdin sebagai saksi terkait temuan uang saat OTT anaknya Dodi Reza. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Alex yang kini ditahan dalam kasus dana hibah Masjid Raya Sriwijaya dicecar penyidik terkait uang Rp1,5 miliar yang diamankan KPK saat OTT Dodi Reza Alex Noerdin. 

"Alex Noerdin (mantan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan) diperiksa di Kantor Kejaksaan Negeri Palembang, yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait uang sitaan sejumlah Rp1,5 Miliar yang dibawa oleh tersangka DRA saat dilakukan penangkapan oleh Tim KPK," kata Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (14/1/2022). 

Selain memeriksa Alex Noerdin, tim penyidik juga mencecar soal aliran uang kepada Dodi Reza Alex Noerdin. Hal tersebut dikonfirmasi usai memeriksa pelajar/mahasiswa, Erlin Rose Diah Arista; pengelola PT Bangka Cakra Karya, PT Fajar Indah Satyanugraha, PT Bahana Pratama Konstruksi dan PT Karya Mulia Nugraha, Yuswanto; Komisaris PT Perdana Abadi Perkasa, Sandy Swardi dan Erini Mutia Yufad.

"Sedangkan Soesilo Aribowo (advokat) diperiksa di gedung Merah Putih KPK, yang bersangkutan hadir dan Tim Penyidik juga melakukan pendalaman materi terkait uang sitaan Rp1,5 Miliar milik tersangka DRA," kata Ali. 

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Musi Banyuasin nonaktif, Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di daerahnya. Putra kandung mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin tersebut ditetapkan bersama tiga orang lainnya.

Ketiga orang lainnya tersebut yakni, Kadis PUPR Musi Banyuasin, Herman Mayori (HM); Kabid SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, Eddi Umari (EU); serta Direktur PT Selaras Simpati Nusantara, Suhandy (SUH). Dodi Reza, Herman, dan Eddi ditetapkan sebagai penerima suap. Sedangkan Suhandy, pemberi suap.

Editor : Berli Zulkanedi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: