67 Persen Wilayah Sumsel Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

Antara ยท Kamis, 07 Juli 2022 - 09:00:00 WIB
67 Persen Wilayah Sumsel Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan
Sebagian besar wilayah Sumsel rawan karhutla. (Foto: Ilustrasi/Fitriadi)

“Belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, Sumsel sudah mengetahui kapan saat yang menjadi prioritas dalam penanganan karhutla,” katanya.

Menurutnya, dalam perencanaan terkait penanggulangan karhutla ini harus disesuaikan dengan curah hujan karena dari riset yang dilakukan sebelumnya diketahui terdapat kaitan erat antara hotspot dan curah hujan.

Perlu juga dicermati untuk penanggulangan karhutla tahun 2022 ini bahwa kini terjadi pergeseran pola kebakaran jika mengamati berdasarkan fungsi ekosistem gambut.

Pada 2015, karhutla banyak terjadi di hutan produksi sementara pada 2019 di kawasan HPL (Hak Penggunaan Lain). Pada 2015 juga banyak terjadi pada gambut fungsi lindung, sedangkan pada 2019 beralih ke gambut fungsi budidaya.

“Dengan adanya perubahan-perubahan pola ini, diharapkan dapat menjadi input bagi berbagai pihak terkait agar penanggulangan menjadi lebih efektif,” kata dia.

Hingga kini Sumsel masih belum lepas dari intaian kebakaran hutan dan lahan setelah sempat mengalami kejadian hebat pada 2015 yang menghanguskan setidaknya 700 ribu hektare.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan telah menetapkan status siaga karhutla pada 9 April-November 2022.

Editor : Berli Zulkanedi

Bagikan Artikel: