Rawan Karhutla, Sumsel Ajukan 8 Helikopter ke BNPB

Antara ยท Rabu, 22 Juni 2022 - 19:02:00 WIB
Rawan Karhutla, Sumsel Ajukan 8 Helikopter ke BNPB
Sumsel ajukan bantuan helikopter untuk mengoptimalkan mitigasi bencana karhutla di Sumsel. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel meminta bantuan delapan helikopter patroli dan pembom air (water bombing) mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sejumlah daerah di Sumsel rawan karhutla yang dapat memicu kabut asap. 

Kepala BPBD Sumsel Iriansyah mengatakan pihaknya telah mengajukan kebutuhan ke BPBD Pusat sebanyak empat unit helikopter patroli dan empat unit helikopter pembom air.

“Helikopter ini sangat dibutuhkan untuk menjangkau daerah-daerah pelosok yang tidak dapat dijangkau oleh personel Satgas Darat Karhutla,” katanya usai Apel Siaga Satgas Karhutla Sumsel tahun 2022 di halaman Griya Agung Palembang, Rabu (22/6/2022).

Ia mengatakan sebagai daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana karhutla, Sumsel mengharapkan bantuan helikopter dapat diprioritaskan agar kegiatan mitigasi karhutla dapat lebih optimal.

Sejauh ini Sumsel sudah menetapkan status Siaga Karhutla dari 19 April hingga November 2022 karena memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus mendatang.

Untuk personel, Sumsel menyiapkan ribuan personel yang terdiri dari perwakilan TNI/Polri, KLHK, BPBD, Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).

Selain itu juga menyiapkan kendaraan operasional, kendaraan pemadam, mesin pompa hingga peralatan komunikasi.

Ia menjelaskan, upaya mitigasi akan lebih dikedepankan seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Sejauh ini titik api (hotspot) masih belum ditemukan di 12 kabupaten/kota di Sumsel karena masih terjadi hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Editor : Berli Zulkanedi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: