6 Tahun Buron, Perampok Sadis di Banyuasin Ditembak

Firdaus ยท Minggu, 01 Maret 2020 - 22:30:00 WIB
6 Tahun Buron, Perampok Sadis di Banyuasin Ditembak
Tersangka perampokan sadis Sunaryo alias Bagong ditembak petugas Polda Sumsel karena melawan saat ditangkap. (Foto: iNews/Edi Lestari)

PALEMBANG, iNews.id – Tim Subdit Jatanras Polda Sumsel menangkap Sunaryo alias Bagong (28) perampok sadis spesialis rumah yang buron enam tahun sejak 2014 lalu, Minggu (1/3/2020). Pelaku yang selalu membawa senjata api ini terkenal licin dan selalu lolos dari sergapan petugas.

Dengan tertangkapnya Bagong, total sudah delapan pelaku perampokan sadis ditangkap petugas. Tujuh pelaku di antaranya sudah tertangkap dan sedang menjalani hukuman.

Saat ini, tersangka Bagong yang beralamat di Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin masih dirawat di ruang IGD Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk mendapat tindakan medis. Tersangka ditembak pada bagian kakinya karena berusaha melawan petugas sewaktu akan ditangkap.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumatra Selatan, Kompol Suryadi mengatakan, tersangka Sunaryo alias Bagong masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014 lalu. Tersangka masuk dalam komplotan perampokan rumah di mana semua pelaku beranggotakan delapan orang.

“Ketujuh rekan pelaku sudah terlebih dahulu ditangkap dan kini masih menjalani hukuman, bahkan satu diantaranya tewas ditembak petugas saat penangkapan dalam kasus perampokan di lokasi lain,” katanya.

Dia mengatakan, tersangka melakukan aksi perampokan bersama tujuh pelaku lainnya pada Februari 2014. Komplotan pelaku ini berjumlah empat orang. Mereka kemudian bertemu dengan komplotan lain dan sepakat untuk meampok dengan sasaran rumah di Jalan Sukamakmur, Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Dia menjelaskan, saat beraksi para pelaku masuk ke rumah korban dan melepaskan tembakan hingga mengenai kaki anak korban.

Modus para pelaku merusak pintu pagar dan mendobrak pintu utama rumah korban. Sambil membawa senjata tajam dan senjata api rakitan para pelaku menyandera dan mengancam keluarga korban sambil mengambil harta berharga milik korban.


“Sunaryo alias Bagong ini berperan merusak pintu pagar serta menyandera keluarga korban. Pelaku mengaku dari salah satu komplotannya ada yang membawa senjata api rakitan,” kata Kompol Suryadi.

Atas kejadian itu, korban mengalami total kerugian hingga Rp80 juta. Saat ini, Subdit Jatanras Polda Sumatra Selatan masih memeriksa tersangka karena dimungkinkan ada kelompok lain yang terlibat.

Editor : Kastolani Marzuki