Polda Sumsel gerebek rumah yang dijadikan tempat produksi miras oplosan. (Foto: Dede F)
Dede Febriansyah

PALEMBANG, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan membongkar praktik home industri minuman keras (miras) oplosan beromzet puluhan juta rupiah per bulan. Miras oplosan ini dijual hingga ke provinsi tetangga, Bengkulu.

Kasubdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Hadi Saipudin mengatakan, pabrik miras oplosan tersebut berada di Jalan Nusa Karya Baru Perum Azhar Kelurahan Srijaya, Kecamatan Sukarami Palembang.

"Disita 2.208 botol atau 46 dus miras dari TKP. Praktik miras oplosan ini sudah berjalan selama lima bulan dan beromzet puluhan juta rupiah. Tersangka Robi Sugara ini memproduksi miras sendiri. Kemudian miras tersebut dipasarkan di Sumatera Selatan dan Bengkulu," ujarnya, Selasa (25/1/2022).

Selama lima bulan beroperasi tersangka diduga telah memproduksi ribuan botol dan telah dipasarkan. Satu dus miras dijual seharga Rp450.000. Daftar penjualan tersebar di Kabupaten OI hingga OKU.

"Tersangka ini biasa memasarkan barang tersebut ke luar, satu kabupaten bisa terjual 50 dus kotak berisikan 48 botol yang sudah diracik," katanya.

Hadi menambahkan, sampel miras tersebut akan diserahkan ke labolatorium untuk memeriksa kadar atau kandungan di dalamnya.

"Walau isi miras tersebut hanya menggunakan air putih, kadar alkohol tetap dicek terlebih dahulu," katanya.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT