Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kirim tim untuk memantau daerah yang kurang inovatif. (Foto: Ist)
Dita Angga

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memantau daerah yang diniai kurang inovatif. Pemantauan dilakukan dengan menerjunkan tim gabungan yang akan menginventarisasi persoalan yang dihadapi daerah yang tidak memiliki terobosan. 

"Saya akan turunkan tim dari Kemendagri, gabungan dari Ditjen Otda (Otonomi Daerah), BPP (Badan Penelitian dan Pengembangan), dan dari Itjen (Inspektorat Jenderal)," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Rabu (29/12/2021).

Tim yang akan dibentuk tersebut nantinya bertugas untuk menginventarisasi persoalan yang ada di daerah dan menemukan solusi atas permasalahan tersebut. "Nanti kita membuat beberapa tim sesuai regional wilayahnya, kita ingin tahu problemnya apa," ujarnya.

Tito menegaskan, kunci keberhasilan otonomi daerah terletak pada kepemimpinan kepala daerah dalam melakukan terobosan dan inovasi. Dia mengaku prihatin apabila ada daerah yang kurang inovatif, bahkan tak bisa diukur inovasinya. Diketahui dalam gelaran Innovative Government Award (IGA) 2021 terdapat 166 pemerintah daerah yang dinilai kurang inovatif. 

Kemudian terdapat 23 daerah lainnya yang tak dapat dinilai inovasinya. Angka ini memang lebih turun dari tahun sebelumnya (2020) yang mencatatkan sebanyak 58 daerah tak dapat dinilai. Namun demikian, Mantan Kapolri ini tetap menekankan para kepala daerah untuk terus berinovasi dan menggali potensi daerah agar mampu menyejahterakan masyarakatnya. 


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT