Ahmad Yusuf sedang melayani salah satu penikmat kopi di taman terbuka di Kampus Palembang. (Foto: Bambang Irawan)
Bambang Irawan

PALEMBANG, iNews.id - Pandemik Covid-19 yang masih berlangsung membuat sejumlah usaha babak belur. Termasuk sejumlah kafe nongkrong di Palembang yang banyak gulung tikar.

Dampaknya dialami Ahmad Yusuf, pemuda 25 tahun yang harus kehilangan pekerjaan sebagai seorang barista. Namun dengan semangat yang terus dijaga, Ahmad Yusuf mencoba bertahan dengan menjadi barista keliling. Pemuda ini mencoba bangkit dari keterpurukan keliling dari satu taman ke taman lain. 

Berkeliling ke sejumlah taman di Palembang kini sedang dilakoni Ahmad Yusuf. Menggunakan sepeda motor sederhana dan sejumlah property, Ia pun menjajakan kopi ala barista keliling. Salah satunya di taman bermain di Jalan Balap Sepeda Palembang.

Dengan penuh semangat Ia mulai menata perlengkapan barista-nya hingga tersusun rapi di atas sepeda motornya ini. Para pecinta kopi pun silih berganti mendatanginya. Ia pun menggunakan sejumlah kopi seperti kopi arabica dan robusta, namun yang paling diburu pecinta kopi adalah es kopi gula aren yang dibanderol Rp15.000.

Semua disiapkan dengan skil seperti di kafe. Pengalamannya sebagai barista di sebuah kafe diaplikasikan saat menyuguhkan secangkir kopi. “Biji kopi ditimbang lalu dihaluskan kemudian dicampur gula aren dan es batu, rasanya begitu menyegarkan,” ujarnya, Minggu (31/1/2021).

Dari kafe mewah dengan gemerlap lampu kini turun ke jalan tidak membuat malu Ahmad Yusuf. Pemuda satu ini mengaku tidak malu sedikit pun keliling menjajakan kopi. Pekerjaan ini ditekuni sepenuh hati dan dengan niat mencari pendapatan untuk membantu ekonomi keluarga.

“Saya sangat mencintai profesi ini. Meski harus keliling tidak masalah, dan membatu penikmat kopi mendapatkan kopi murah tapi bukan murahan namun rasa setara kopi di restoran pada umumnya,” katanya.

Berkat kegigihannya, kini kopi kelilingnya mulai mendapatkan tempat di hati warga. Puluhan cup kopi iterjual setiap harinya. Para penikmat kopi pun memuji rasa dan kegigihan barista keliling ini.

“Mantap, kopinya sama dengan kafe dan sekarang suasananya berbeda,” ucap Ganda Kopatra kepada iNews.id saat menikmati kopi di taman terbuka di Jalan Balap Sepeda. 


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT