Puluhan emak-emak demo menutup jalan perusahaan sawit di Sungai Keruh Muba, Rabu (17/5/2023). (Foto: Edi Lestari)

Camat Sungai Keruh Edi Heryanto bersama polisi dari Polres Musi Banyuasin dan Babinsa berusaha meredam amarah warga. "Kami minta perusahaan memperhatikan warga sekitar. Apalagi jalan desa hancur akibat lalu lalang angkutan sawit," ujar Misa, salah satu warga.

Setelah dilakukan mediasi, perwakilan perusahaan, Fahmi menyatakan pihaknya dapat merekrut 16 orang. Namun warga meminta 40 orang untuk diterima bekerja. "Mengenai tuntutan warga kami akan berkoordinasi dengan atasan di Jakarta," ujar Fahmi.

Camat Sungai Keruh Edi Heryanto mengatakan, belum ditemukan titik terang terkait tuntutan warga, karena perusahaan masih akan berkoordinasi dengan pimpinan. "Kita harapkan ada solusi terbaik," katanya.


Editor : Berli Zulkanedi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network