Polres Lubuklinggau tangkap tiga pria terkait kasus penyalahgunaan BBM subsidi. (Foto: Era N)
Era Neizma Wedya

LUBUKLINGGAU, iNews.id - Satreskrim Polres Lubuklinggau mengungkap kasus pembelian BBM bersubsidi di SPBU dengan modus memodifikasi tangki mobil. Tiga pelaku ditangkap dengan barang bukti tiga mobil dengan tangki modifikasi

Ketiga pelaku yakni Herwansyah alias Caca (41), warga Desa Muara Kelingi, Kelurahan Muara Kelingi, Kabupaten Mura. Lalu Marsudi alias Didin (46) warga Jalan Lintas Tugumulyo, Kelurahan Eka Marga, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau.

Pelaku ketiga Hendri alias Hen, 43 tahun, warga Jalan Raya Lubuk Kupang, Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau. Ketiga pelaku ditangkap di tempat berbeda pada Senin (12/9/2022).

Pelaku Herwansyah ditangkap sedang mengendarai mobil Mitsubishi Canter BG 8562 H. Saat itu pelaku selesai dari melakukan pembelian BBM jenis solar yang disubsidi pemerintah dari SPBU di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau. 

"Pelaku membawa dan mengangkut 180 liter BBM jenis bio solar dengan dua tangki kapasitas 90 liter yang sudah dimodifikasi," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, Selasa (13/9/2022).

Kepada polisi pelaku mengakui jika BBM jenis solar tersebut akan digunakan untuk kegiatan usaha tambang pasir di Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura.

"BBM jenis bio solar tersebut dibeli dengan harga Rp6.800 per liter. Dan akan digunakan pelaku untuk kegiatan usaha tanbang pasir di daerah Kecamatan Muara Kelingi," kata Kapolres.

Kemudian pelaku Marsudi alias Didin ditangkap ketika sedang mengendarai mobil Mitsubishi Kuda BG 1668 HN. Pelaku saat itu sedang mengangkut 90 liter BBM jenis bio solar dengan modus tangki modifikasi dari membeli di SPBU di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau.

Hasil pemeriksaan rencananya oleh pelaku BBM tersebut akan dijual kembali di warung pelaku dengan harga Rp8.000 per liter. Tujuan pelaku menggunakan tangki modifikasi untuk mendapatkan BBM dalam jumlah banyak agar mendapat untung besar dari hasil penjualan.

Pelaku terakhir yang ditangkap yakni Hendri alias Hen. Diamankan ketika sedang mengendarai mobil Isuzu Panther warna abu-abu BH 1765 CL dengan tangki modifikasi berisi 60 liter solar. BBM tersebut dibeli dari SPBU di Jalan Raya Lubuk Kupang, Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau. "BBM itu rencananya akan dijual kembali di warung pelaku dengan harga Rp8.000 perliter," jelasnya.

Menurut Kapolres, rata-rata pelaku melakukan perbuatan tersebut berdalih karena kebutuhan ekonomi. "Kalau menurut saya ini sudah memperkaya diri sendiri," kata Kapolres.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT