Seorang pria lansia di Palembang dilaporkan karena mencabuli anak di bawah umur. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Dede Febriansyah

PALEMBANG, iNews.id - Seorang ibu rumah tangga di kawasan 7 Ulu Palembang tidak menyangka perbuatan baik yang selama ini dilakukannya dibalas dengan kebaikan. Putrinya yang masih berusia 8 tahun dicabuli oleh pria lanjut usia GD (60) yang sering diberikan makanan dan buah. 

SY (43), ibu korban mengatakan, tindakan pencabulan tersebut berawal saat dirinya meminta anaknya AD mengantar buah ke rumah GD yang sudah dikenal baik oleh keluarganya. Bahkan, dirinya merasa tak curiga sebelum anaknya pulang ke rumah dengan menahan sakit di sekitar alat kelamin.

"Awalnya saya tanya kenapa? Lalu anak saya menjelaskan sakit di bagian tubuhnya akibat ulah GD," ujar SY saat melapor di SPKT Polrestabes Palembang, Kamis (18/8/2022).

SY yang merasa aneh dengan perubahan sikap anaknya setelah mengantar buah, bertanya kepada anaknya tentang apa yang dialaminya di rumah GD. Apalagi ibu korban curiga ketika anaknya menggenggam uang Rp15.000.

"Setelah ditanya anak saya cerita kalau dia dibekap mulutnya saat mau pulang setelah mengantarkan buah. Lalu terjadilah tindakan asusila. Pelaku juga mengiming-imingi uang agar anak saya tidak berteriak dan tidak bercerita kepada siapa pun," katanya.

Dengan kejadian yang dialami putrinya tersebut, SY menyebutkan jika warga di sekitar tempat tinggal tidak menyangka apa yang dilakukan GD, pasalnya selama ini dikenal sudah akrab.

"Saya juga telah membawa anak saya ke rumah sakit untuk memeriksakan dan memastikan sakit yang dialami. Dan ternyata memang ada pembengkakan pada alat kelaminnya," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur dan telah ditindaklanjuti.

"Menurut orang tua korban, pelaku adalah tetangganya sendiri. Jika terbukti bersalah, pelaku dijerat dengan Pasal 76E Junto 82 tentang Perlindungan Anak," katanya.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT