Usia Lanjut Jadi Pertimbangan Hakim Vonis Alex Noerdin 12 Tahun

Antara · Kamis, 16 Juni 2022 - 10:13:00 WIB
Usia Lanjut Jadi Pertimbangan Hakim Vonis Alex Noerdin 12 Tahun
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat mendengar pembacaan vonis terhadap dirinya, Rabu (15/2022) malam. (foto: Guntur)

PALEMBANG, iNews.id - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menyebutkan usia menjadi salah satu pertimbangan yang meringankan vonis terhadap Alex Noerdin. Mantan Gubernur Sumsel dua periode divonis 12 tahun penjara atau jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa 20 tahun penjara. 

Vonis 12 tahun dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya dan pembelian gas bumi pada PDPDE Sumsel dibacakan dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (15/6/2022) malam.

Alex divonis majelis hakim hukuman pidana penjara selama 12 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara.

Majelis hakim yang diketuai Hakim Yoserizal di persidangan mengatakan usia terdakwa Alex Noerdin menjadi salah satu pertimbangan yang meringankan, sebab sebuah hukuman pidana itu dinilai tidak berjalan efektif bila dijatuhkan terhadap terdakwa yang tergolong sudah berumur (72 tahun).

"Usia terdakwa menjadi salah satu pertimbangan supaya hukuman pidana itu berjalan efektif. Meringankan lainnya terdakwa bersikap sopan selama persidangan, dan merupakan tulang punggung keluarga," kata hakim dalam persidangan.

Merujuk pada tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam sidang pada tanggal 25 Mei 2022 terdakwa Alex Noerdin dituntut hukuman maksimal penjara 20 tahun dan denda senilai Rp1 miliar.

Selanjutnya, hakim tidak menemukan satu pun bukti terdakwa menerima aliran dana pada setiap kasus yang dilakukannya tersebut dalam persidangan.

Oleh karena itu hakim meminta jaksa penuntut umum (JPU) untuk mengembalikan barang bukti yang disita berupa beberapa tabungan, giro,  deposito bank, dan membuka rekening kembali milik terdakwa Alex Noerdin dan Istrinya Sri Eliza.

"Tidak ada satu pun bukti terdakwa menerima uang sehingga jaksa penuntut umum diminta untuk mengembalikan semua harta yang disita dari Alex Noerdin dan istrinya Sri Eliza," kata hakim.

Oleh sebab itu pula majelis hakim membatalkan tuntutan JPU yang mewajibkan terdakwa Alex Noerdin membayar uang pengganti senilai 3,2 juta dolar AS pada kasus PDPDE Sumsel, dan senilai Rp4,8 miliar pada kasus dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Editor : Berli Zulkanedi

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsSumsel di Google News

Bagikan Artikel: