Tok! Lewat Sidang Virtual, 5 Kurir Sabu di Palembang Divonis 16,5 Tahun Penjara

Antara ยท Kamis, 24 September 2020 - 09:07 WIB
Tok! Lewat Sidang Virtual, 5 Kurir Sabu di Palembang Divonis 16,5 Tahun Penjara
Pengadilan Negeri Palembang memvonis kurir narkoba. Sidang digelar secara virtual (Guntur/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) memvonis lima terdakwa kasus narkoba dengan hukuman penjara 16,5 tahun penjar. Tak hanya itu, para kurir sabu ini juga didenda Rp1 miliar.

Vonis dibacakan hakim ketua Panji Prawoto terhadap terdakwa yakni Masri, Sobirin, Apriyadi, Haris Munandar dan Muhammad Asmadi, pada persidangan virtual, Rabu (23/9/2020).

"Menjatuhkan pidana penjara kepada masing-masing terdakwa selama 16 tahun dan enam bulan penjara serta denda Rp1 Miliar," kata Ketua Majelis Hakim Panji saat membacakan vonis.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU Kejari Palembang yang meminta kelimanya divonis 20 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar.

Hakim menilai kelimanya memang terbukti melanggar pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan barang bukti lima kilogram sabu-sabu.

Namun majelis hakim mempertimbangkan bahwa kelimanya hanya sebagai kurir dan mengakui kesalahannya di persidangan, sehingga menjadi hal yang memperingan dalam putusan. Sedangkan hal yang memberatkan bahwa perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkotika.

Atas vonis tersebut kelima terdakwa dari layar virtual kompak menyatakan menerima dan bersedia menjalani masa hukuman.

"Alhamdulillah, saya selaku penasihat hukum kelimanya sangat senang dan bahagia atas vonis dari majelis hakim, karena kelima terdakwa ini memang hanya bertugas sebagai kurir bukan bandar," kata penasihat hukum terdakwa dari Posbakum PN Palembang, Romaita.

Hingga saat ini, dua bandar yang memerintah kelima kurir sabu itu masih buron.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto