Tagihan PDAM Warga Melonjak, Pemkot Palembang: Bisa Dicicil 3-10 Kali

Antara ยท Senin, 06 Juli 2020 - 19:46 WIB
Tagihan PDAM Warga Melonjak, Pemkot Palembang: Bisa Dicicil 3-10 Kali
Ilustrasi PDAM. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Musi menawarkan solusi untuk pelanggan yang terimbas kenaikan tagihan. Mereka yang terimbas diimbau tetap membayar tagihan dan datang ke PDAM untuk mencaritahu penyebabnya.

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, mengatakan pihaknya banyak menerima keluhan masyarakat terkait persoalan tagihan PDAM yang dianggap melonjak lebih dari 100 persen pada periode Mei - Juni.

"Untuk pelanggan yang tagihanya naik 50 persen akan disurati langsung dari PDAM, sedangkan untuk yang lain dapat mendatangi kantor unit PDAM terdekat atau menghubungi call center 355222," kata Fitri, Senin (7/6/2020).

Fitri menambahkan, secara umum memang terjadi kenaikan pemakaian air selama Mei-Juni 2020. Ini merupakan dampak dari banyaknya pelanggan yang menjalani stay at home selama pandemi Covid-19.

"Kenaikan besar kemungkinan karena pola hidup bersih yang dilakukan dalam mencegah Covid-19 seperti mencuci tangan berkali-kali," kata dia.

Namun selama itu juga, lanjut dia, PDAM tidak melakukan pembacaan meteran tiap pelanggan sehingga lonjakan pemakaian tidak termonitor, tingginya pemakaian air baru terlihat saat petugas mulai membaca kembali meteran untuk tagihan Bulan Juli.

"Bagi masyarakat yang memang keberatan dengan besarnya tagihan maka bisa dicicil 3 - 10 kali, kami rasa itu cukup membantu," kata dia.

Sementara Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya, menambahkan bahwa tidak ada kenaikan tarif seperti yang dikeluhkan pelanggan, menurutnya tagihan untuk Bulan Juli berpatokan pada tagihan terakhir di Bulan April.

"Kami minta pelanggan datang saja ke unit-unit PDAM, nanti di sana baru ketahuan masalahnya, apa memang pemakaian melonjak atau ada kebocoran," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto